Peserta UTBK asal Surabaya Bisa Rapid Test Gratis di Puskesmas, Ini Syaratnya

Ihya Ulumuddin ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:32 WIB
Peserta UTBK asal Surabaya Bisa Rapid Test Gratis di Puskesmas, Ini Syaratnya
Ilustrasi rapid test. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur (Jatim) menyiapkan rapid test gratis bagi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Fasilitas ini khusus untuk warga Surabaya pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Pemeriksaan (rapid test) dilakukan di seluruh puskesmas untuk mendekatkan masing-masing peserta. Ada 63 puskesmas yang tersebar di Surabaya,” kata Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita, Sabtu (4/7/2020).

Febri mengatakan, pihaknya menyiapkan sekitar 10.000 rapid test. Sementara pelaksanaannya mulai Jumat (3/7/2020) kemarin hingga Rabu (8/7/2020) mendatang.

“Untuk hari Sabtu, Minggu, Senin, Selasa dan Rabu, pelaksanaan rapid test gratis di puskesmas dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB,” katanya.

Sementara, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto menyatakan, selain di 63 puskesmas, rapid test gratis juga dilaksanakan di PTN tempat berlangsungnya UTBK. Namun, jadwalnya masih diatur.

Irvan mengatakan, untuk MBR, syarat untuk mengikuti rapid test gratis, yakni menunjukkan kartu UTBK bersama dengan identitas diri atau KTP Surabaya. Jika peserta merupakan pemegang KIPK tahun ajaran 2018-2020, juga wajib menunjukkan kartu itu kepada petugas di puskesmas.

“Ketika para calon mahasiswa ini yang hasil rapid test reaktif, maka tidak diperkenankan mengikuti UTBK dan akan dijadwalkan ulang untuk mengikuti ujian. Kalau itu warga Surabaya kita sudah punya standar prosedur. Kita tempatkan ke hotel dulu untuk isolasi mandiri,” ujarnya.

Hingga saat ini data pemegang KIPK yang akan mengikuti UTBK SBMPTN 2020 di tiga lokasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Surabaya mencapai 7.924 orang. Rinciannya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebanyak 2.744 peserta, Universitas Pembangunan “Veteran” (UPN) Jawa Timur sebanyak 786 peserta, dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sebanyak 4.394 peserta.

Dari total jumlah peserta 7.924 orang itu, sebanyak 4.754 merupakan pemegang KIPK warga Surabaya. Sedangkan sisanya, merupakan warga dari luar Surabaya.


Editor : Ihya Ulumuddin