get app
inews
Aa Text
Read Next : Jaksa Eko Suwarni Maju Pilgub 2024, Bertekad Jadi Gubernur Perempuan Pertama di Jateng

Peringatan Hari Kartini, Ini Maknanya Menurut Gubernur Khofifah 

Jumat, 21 April 2023 - 17:09:00 WIB
Peringatan Hari Kartini, Ini Maknanya Menurut Gubernur Khofifah 
Gubernur Khofifah saat meninjau banjir. (Foto: dok Pemprov Jatim)

Di era awal gagasan-gagasan RA Kartini mencuat, masyarakat Indonesia pasti akan dihadapkan oleh dua kubu berbeda. Ada yang setuju dengan gagasannya, ada pula yang menolak. Di situlah letak pembelajaran toleransi terjadi demi mencapai tujuan bangsa yang satu. 

RA Kartini telah meletakkan pondasi toleransi dalam arti mendalam, bagaimana kaum laki-laki bisa menghargai kondisi perempuan, begitupun sebaliknya.

“Bagaimanapun juga, perempuan itu berbeda dengan laki-laki. Perempuan memiliki kondisi yang tidak dialami laki-laki. Berkat pembelajaran RA Kartini, dunia bisa mentoleransi kondisi tersebut tanpa membatasi hak-hak perempuan,” ujarnya.

Khofifah melanjutkan, salah satu contohnya yakni perempuan pekerja mendapat hak cuti lebih dibanding laki-laki. Salah satunya hak cuti melahirkan  yang tidak dimiliki oleh laki-laki. Kita semua kini mentolerir hal tersebut mengingat betapa hebatnya perjuangan ibu saat melahirkan. Sifat toleransi inilah warisan dari seorang RA Kartini selain gagasan kesetaraan gender.

“Dan sebagai bangsa yang besar, tentu kita harus menjaga warisan nilai nilai kemanusiaan  ini. Tak hanya dalam memperjuangkan kesetaraan gender, namun juga dalam kehidupan beragama,” ujarnya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut