Perampok Bersenpi Lintas Provinsi Ditangkap di Bojonegoro, 1 Ditembak

Ihya Ulumuddin, Dedi Mahdi ยท Senin, 28 Januari 2019 - 10:10:00 WIB
Perampok Bersenpi Lintas Provinsi Ditangkap di Bojonegoro, 1 Ditembak
Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadeli menunjukkan gambar barang bukti senjata api milik tersangka kasus pencurian. (Foto: iNews/Dedi Mahdi)

BOJONEGORO, iNews.id – Kawanan perampok sadis lintas provinsi yang kerap beraksi di sejumlah wilayah Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng), ditangkap polisi. Dua diamankan Polres Bojonegero, sedangkan enam lainnya di Polres Pati Jateng.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadeli mengatakan, dalam penangkapan itu, seorang pelaku dilumpuhkan dengan timah panas dan seorang lagi diciduk tanpa perlawanan. Mereka saat ini meringkuk ditahanan Polres Bojonegoro untuk kepentingan penyelidikan.

"Kedua pelaku masing-masing MN asal Tangerang dan PW warga Ngawi. Mereka kami amankan setelah beraksi di tiga tempat berbeda di kawasan Bojonegoro. Mereka ini sebenarnya ada delapan orang, enam lainnya sudah diringkus Polres Pati,” ujar Ary, Senin (28/1/2019).

Dia mengungkapkan, para kawanan perampok ini terbilang sadis saat melancarkan aksinya. Setiap kali beraksi, mereka selalu menggunanakan kekerasan. Modusnya mendobrak pintu rumah, menyekap korban, setelah itu mengutas harta bendanya. Bahkan, kawanan ini tak segan melukai hingga menghabisi korban jika melawan.

"Mereka ini perampok bersenpi (bersenjata api) sehingga tak segan melukai korban. Pada aksi terakhir di Bojonegoro, mereka bahkan meracuni anjing penjaga milik korban. Sangat keji," ucapnya.

Ary menjelaskan, di wilayah Bojonegoro sendiri, para pelaku sukses beraksi di Padagan dengan jarahan Rp85 juta, Ngraho Rp56 juta dan Purwosari Rp12 juta. Tak hanya itu,  mereka juga suskes merampas motor dan mobil milik korban.

Hasil pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya linggis, beberapa setel pakaian, 3 unit motor,  2  mobil, beberapa box rokok, serta sepucuk senjata api."Kami masih kembangkan kasus ini sebab ada kemungkinan jaringan lain," katanya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancamannya hukuman 12 tahun kurungan penjara.

Editor : Donald Karouw