Pemkot Surabaya Bangun Tiga Lapangan Penunjang Piala Dunia U-20

Ihya Ulumuddin ยท Senin, 21 September 2020 - 20:37:00 WIB
Pemkot Surabaya Bangun Tiga Lapangan Penunjang Piala Dunia U-20
Proses pengerjaan lapangan untuk penunjang Piala Dunia U-20 di samping Stadion GBT.(istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengerjakan tiga lapangan penunjang Piala Dunia U-20. Tiga lapangan latihan ini dibangun di sisi utara Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

“Selain Stadion GBT, kita diminta untuk menyiapkan empat lapangan latihan, sehingga nanti yang akan digunakan yaitu dua lapangan latihan yang mulai kita bangun, ditambah Stadion 10 November dan juga Lapangan Thor,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Senin (21/9/2020).

Risma mengatakan, yang paling dibutuhkan sebenarnya hanya dua lapangan di samping GBT. Namun, pihaknya tetap menyiapkan tiga lapangan latihan.

Risma mengatakan, sejak awal Pemkot Surabaya sudah mengusulkan lima lapangan latihan ditambah satu lapangan utama, yaitu Stadion GBT. Namun di tengah perjalanan, diputuskan satu lapangan latihan di Stadion Bangkalan.

Karena itu, besar kemungkinan, satu lapangan latihan yang akan dibangun pemkot di samping GBT itu tidak akan dipakai dalam ajang tersebut. “Tetapi tidak apa-apa, kita akan tetap bangun tiga lapangan latihan di samping GBT itu, siapa tahu nanti bisa disewakan,” ujarnya.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Surabaya Iman Kristian mengatakan pembangunan tiga lapangan latihan itu sudah mulai dikerjakan. “Saat ini sudah tahap pengurukan tanah, pengukuran untuk menyesuaikan elevasinya,” katanya.

Menurut Iman, anggaran pembangunan tiga lapangan itu disiapkan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dan DPRKP-CKTR. Anggaran yang dikeluarkan oleh Dispora untuk pembangunan lapangan, pembangunan drainase, penyiraman dan penanaman rumput.

Sedangkan anggaran dari DPRKP-CKTR untuk pembangunan tribun penonton, ruang ganti, kamar mandi, pemasangan tiang lampu dan lampu lapangan. “Anggaran yang dikeluarkan masing-masing Rp25 miliar,” katanya.


Editor : Ihya Ulumuddin