PCNU Lamongan Tolak Kehadiran Felix Siauw untuk Ceramah di Tablig Akbar

Abdul Rochim ยท Rabu, 26 Juni 2019 - 21:44 WIB
PCNU Lamongan Tolak Kehadiran Felix Siauw untuk Ceramah di Tablig Akbar
Poster undangan Felix Siauw mengisi tablig akbar di Lamongan beredar di media sosial. (Foto: istimewa)

LAMONGAN, iNews.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan, Jawa Timur menolak kehadiran Felix Siauw untuk memberikan ceramah dalam acara Tablig Akbar dan Khutbah Wada' di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Sedulawas, Brondong, Lamongan.

Merujuk informasi yang beredar, acara tersebut akan digelar pada Kamis malam, 27 Juni 2019 pukul 19.30 WIB. “Menolak kehadiran Felix Siauw dalam kegiatan dimaksud karena yang bersangkutan diduga akan menjadikan media untuk menyebarluaskan faham khilafah Islamiyah sebagaimana dilakukan oleh kelompok terlarang oleh UU Ormas,” bunyi surat penolakan PCNU Lamongan yang diterima, Rabu (26/6/2019).

Surat tersebut ditandatangi Rais Syuriyah PCNU Lamongan KH Salim Azhar, Katib Syahrul Munir, Ketua Supandi Awaluddin, dan Sekretaris Imam Ghazali. Dalam surat tersebut, selain menolak kehadiran Felix Siauw untuk berceramah, PCNU Lamongan juga meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang ditembuskan kepada Polres Lamongan untuk tidak menerbitkan surat izin pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang diduga kuat secara nyata mengancam dan merongrong Pancasila sesuasi UU Ormas dan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku,” bunyi surat tersebut.

Surat penolakan yang juga ditembuskan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan PWNU Jatim ini disampaikan sebagai wujud kecintaan dan komitmen kami kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), NKRI Harga Mati.

Sebelumnya, Felix Siauw diundang Pemprov DKI Jakarta untuk mengisi kajian bulanan di Masjid Fatahillah Balai Kot. Kehadiran Felix Siauw ditentang sejumlah pihak hingga menunut Pemprov DKI membatalkan acara tersebut.

Namun, kenyataannya acara yang menghadirkan tokoh HTI itu pada Rabu (26/6/2019) sore tetap digelar meski banyak ditentang masyarakat.


Editor : Kastolani Marzuki