Pascapemeriksaan Eka Delly, Polisi akan Panggil 13 Artis Lain yang Terlibat MeMiles

Rahmat Ilyasan ยท Rabu, 15 Januari 2020 - 11:10 WIB
Pascapemeriksaan Eka Delly, Polisi akan Panggil 13 Artis Lain yang Terlibat MeMiles
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudho Wisnu Andiko saat memberikan keterangan terkait 13 artis yang akan dipanggil terkait investasi ilegal MeMiles. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id - Polda Jawa Timur (Jatim) menemukan fakta baru terkait artis-artis yang diduga terlibat adanya investasi ilegal MeMiles. Ada 13 artis yang terlibat bisnis ini dan akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Fakta ini didapatkan polisi usai memeriksa artis Eka Delly, Senin (13/1/2020) selama 11 jam. Eka mengaku menjadi koordinator artis yang akan diminta sebagai pengisi acara di event MeMiles.

Ke-13 artis yang akan dimintai keterangan oleh Direskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) di antaranya AP, SB, MJ, PM, MA, R, TJ, SS, RG, C, D, L dan M. Semuanya dikoordinasi oleh Eka Delly.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudho Wisnu Andiko mengatakan semua artis akan dipanggil melalui mekanisme pemanggilan saksi. “Akan kita panggil untuk digali keterangannya sebagai saksi,” katanya, Selasa (14/1/2020).

BACA JUGA: Mulan Jameela segera Dipanggil Polda Jatim terkait Investasi Bodong MeMiles

Selain memeriksa artis, Trunoyudho juga mengatakan polisi akan meminta keterangan dari ahli. “Kalau saksi itu yang melihat dan mengalami, kalau ahli itu ada disiplin ilmu dan kompetensinya, sehingga hasilnya menjadi pendapat ahli,” katanya.

Nantinya, setelah ada putusan pendapat ahli yang disinkronkan dengan alat bukti, baru polisi akan gelar perkara.

Sebelumnya, polisi melakukan pemanggilan kepada empat artis. Dua di antaranya yang telah diperiksa yakni Eka Delly dan Marcello atau Ello.

BACA JUGA: Artis Eka Delly Diperiksa Selama 11 Jam dengan 59 Pertanyaan terkait Investasi Ilegal MeMiles

Sementara Adjie Notonegoro telah mengonfirmasi akan datang Rabu (22/1/2020). Untuk Judika masih menyesuaikan jadwal karena kesibukannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Jatim mengungkap kasus investasi ilegal dengan aplikasi MeMiles yang dijalankan oleh PT Kam and Kam. Selama delapan bulan, MeMiles berhasil merekrut sebanyak 264 ribu orang dengan omzet lebih dari Rp761 miliar.


Editor : Umaya Khusniah