Pangdam Jaya Usul Pembubaran FPI, Ini Respons MUI dan FKUB Probolinggo

Hana Purwadi ยท Jumat, 20 November 2020 - 18:18:00 WIB
Pangdam Jaya Usul Pembubaran FPI, Ini Respons MUI dan FKUB Probolinggo
Ilustrasi massa FPI (istimewa)

PROBOLINGGO, iNews.idMajelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo berharap pemerintah menggelar rekonsiliasi terkait polemik Front Pembela Islam (FPI). Harapan ini disampaikan MUI Probolinggo atas respons pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman tentang pembubaran FPI.

“Tugas TNI sudah jelas, yaitu menjaga kedaulatan dan pertahanan negara. Atas kondisi seperti sekarang ini, negara berkewajiban segera mengadakan silaturrahmi, rekonsiliasi nasional,” kata Ketua MUI Kota Probolinggo, KH Nizar Irsyad, Jumat (20/11/2020).

Terkait desakan agar FPI dibubarkan, Kiai Nizar meyebut hal itu bukan menjadi tugas TNI. “Terkait pembubaran, sudah ada pihak yang berkompenten dalam hal itu. TNI sudah jelas, menjaga kedaulatan dan pertahanan negara,” katanya.

Menurut Kiai Nizar, bermusyawarah atau berdialog merupakan jalan terbaik untuk meperbaiki negeri. Hal itu seperti diamanatkan pendiri negeri ini. “Jangan sampai ada dusta di antara pemimpin kita, ego, gengsi, dengki iri, dendam, hasud dan buruk sangka,” katanya.

Kiai Nizar optimistis, ketika semua elemen negeri bersatu, maka harapan bangsa dan negara lebih baik akan terwujud. “Akan mendapat rida Allah. Baldatun toyyibatun warabbun gafur,” ujarnya.

Kiai Nizar juga berharap, dialog atau silaturahmi tidak hanya dilakukan ditingkat nasional, tetapi juga di daerah. “Ini wajib segera dilakukan agar umat tahu kewajiban, mana yang harus dilakukan untuk menjaga keutuhan bangsa, ukhuwah Islamiyah, basyariyah dan wataniyah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kota Probolinggo Ali Mochtar menilai, sudah selayaknya TNI bersikap tegas. Hal itu penting untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.

“Sebab, kalau hanya Satpol PP yang bersikap proaktif, pasti akan mendapat respons dari kelompok FPI. Maka, saya sepakat dengan sikap tegas pangdam tersebut,” katanya.


Editor : Ihya Ulumuddin