Nelayan Tuban yang Hilang saat Melaut Ditemukan Tewas, Jasad Tersangkut Jaring

Pipiet Wibawanto ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 20:45 WIB
Nelayan Tuban yang Hilang saat Melaut Ditemukan Tewas, Jasad Tersangkut Jaring
Jenazah nelayan di Tuban yang tewas saat mencari udang di laut. (Foto: iNews/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.id - Seorang nelayan yang dikabarkan hilang saat menjaring udang di Tuban, Jawa Timur (Jatim) ditemukan tewas, Rabu (24/6/2020) siang. Jasad korban tersangkut di jaring ikan milik nelayan lain sekitar 1 kilometer dari lokasi awal dinyatakan hilang.

Tim gabungan yang terdiri atas BPBD Tuban, Basarnas, TNI-Polri dibantu warga mengevakuasi jenazah Sariyan (47) warga Dusun Medura, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Tuban. Selanjutnya jenazah divisum luar tim medis puskesmas dan polisi setempat.

Usai dinyatakan tidak ada tanda kekerasan, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Korban meninggal murni akibat kecelakaan.

Tangis keluarga pun pecah saat mengetahui bapak dua anak ini pulang dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban ditemukan meninggal dunia, jasadnya tersangkut jaring nelayan," kata salah satu saksi, Zainul, Rabu (24/6/2020).

Sementara Kasi Kedaruratan BPBD Tuban, Taufiq mengatakan, di hari kedua pencarian, tim gabungan dibantu warga menerjunkan 10 kapal.

"Korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi awal dinyatakan hilang. Jasad tersangkut jaring nelayan," katanya.

Sebelumnya, seorang nelayan di Kabupaten Tuban, dikabarkan hilang saat mencari udang di Laut Utara Jawa. Korban diduga terjatuh saat perahu dihantam ombak besar dan angin kencang.

Kapal yang dinaiki korban ditemukan kosong oleh nelayan lain sekitar 6 mil dari bibir pantai.

Korban diketahui berangkat melaut seorang diri Selasa (23/6/2020) pukul 03.00 WIB dini hari. Korban berencana mencari udang dan rajungan.

Namun, diduga karena diterjang ombak besar, korban terjatuh dan terperangkap jaringnya sendiri. Beberapa saat kemudian, seorang nelayan lain menemukan korban terlilit jaring.

Tak bisa mengevakuasi korban, nelayan tersebut kemudian menandai lokasi penemuan korban menggunakan kain. Dia segera melaporkan kejadian tersebut pada nelayan dan petugas di pantai.

Sayang, saat petugas dan nelayan datang ke lokasi, mereka tidak menemukan apapun, termasuk korban.


Editor : Umaya Khusniah