Muncul Covid-19 Varian Baru di Indonesia, Ini Usul Pakar Epidemiologi Unair 

Aan Haryono · Selasa, 08 Juni 2021 - 16:41:00 WIB
Muncul Covid-19 Varian Baru di Indonesia, Ini Usul Pakar Epidemiologi Unair 
Ilustrasi varian baru Covid-19 . (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Ketua Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) Prof Maria Lucia Inge Lusida menyebut ditemukan varian baru Covid-19 di Indonesia. Temuan tersebut diketahui dari sampel tes di ITD. Dua varian baru itu yakni B1.1.7 dan B1.351, sehingga tingkat penularan cukup tinggi.

Melihat temuan itu, epidemiolog Universitas Airlangga Surabaya M Atoillah Isfandiari menuturkan, sebenarnya sebelumnya sudah diperingatkan para pakar jauh sebelum libur lebaran. Sejak Januari sudah disampaikankan bahwa ada kemungkinan varian-varian baru itu masuk ke Indonesia.

"Jadi sebenarnya apa yang ditemukan di ITD itu sebenarnya hanya mengkonfirmasi saja dari peringatan yang sudah diberikan," katanya, Selasa (8/6/2021).

Dia melanjutkan, adanya varian baru yang jauh lebih mudah menular tersebut dapat dipengaruhi oleh mobilitas, terutama  antara wilayah Bangkalan dan Surabaya. Dengan mobilitas tinggi dapat memberikan risiko penularan tinggi pula untuk kedua wilayah tersebut. Kemunculan varian baru diduga dibawa oleh Pekerja Migran Indonesia dari Luar Negeri yang mudik pada saat lebaran.

Maka dari itu, sambungnya, testing menjadi langkah dasar untuk mengetahui dan melacak masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah dilakukan testing dapat dilakukan pembatasan sesuai dengan hasil testing tersebut.

 “Yang penting ditesting dulu kalau ketemu yang positif diisolasi dan ditelusuri domisilinya. Maka daerah sekitar domisilinya itu yang diisolasi. Bisa jadi kalau dari testing itu ketemu positifnya merata dari berbagai kota di pulau Madura pada akhirnya bisa mengarah pada ke karantina wilayah pulau," ujarnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2