Meninggal karena Sakit, Penyidik KPK Dimakamkan di Jember

Antara ยท Selasa, 15 September 2020 - 14:23 WIB
Meninggal karena Sakit, Penyidik KPK Dimakamkan di Jember
Pemakaman penyidik KPK di Jember, Jatim. (Foto: Antara)

JEMBER, iNews.id - Jenazah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kompol Pandu Hendra Sasmita dimakamkan di Jember, Jawa Timur (Jatim). Sebelum meninggal, almarhum sempat dirawat di RS Polri karena terinfeksi Covid-19. Namun dia sudah dinyatakan sembuh setelah hasil tes usapnya negatif.

"KPK berduka atas wafatnya penyidik terbaik yakni Kompol Pandu Hendra Sasmita pada Minggu (13/9/2020) pukul 15.03 WIB karena sakit," kata Plt Juru bicara KPK, Ali Fikri.

Jenazah Kompol Pandu Hendra Sasmita diterbangkan dari Jakarta ke rumah duka di Jalan Hayam Wuruk 19 Blok G No 192 Kaliwates, Kabupaten Jember, Minggu (13/9/2020). Almarhum lantas dimakamkan di Tempat Permakaman Umum (TPU) Sempursari, Jalan Lumba-Lumba Jember, Senin (14/9/2020).

Berdasar informasi yang diterima KPK, total pegawai yang terkonfirmasi positif sebanyak 69 orang. Sementara total yang sudah sembuh 31 orang dan 38 lainnya isolasi mandiri.

"Kami juga masih menunggu seluruh hasil tes usap terhadap pegawai dan pihak-pihak terkait di lingkungan KPK yang telah dilakukan sejak Senin (7/9/2020) hingga Jumat (11/9/2020) dengan jumlah peserta 1.901 orang," katanya.

Dalam rangka menghentikan penyebaran Covid-19, KPK kembali melakukan penyemprotan disinfektan di tiga area lokasi yaitu Gedung KPK Kuningan C1,Gedung KPK Merah Putih K4 dan Rutan Guntur Pomdam Jaya pada Minggu (13/9/2020).

"Kami juga mengimbau kepada seluruh pegawai dan pihak-pihak terkait yang berada di lingkungan KPK, agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan seperti memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan secara rutin," ujarnya.

Ali Fikri menegaskan, penyelesaian perkara oleh KPK harus tetap dilakukan meski dalam situasi pandemi Covid-19.

"Karena menurut ketentuan undang-undang, ada batasan waktunya, sehingga akan tetap segera diselesaikan dengan protokol kesehatan ketat terhadap saksi dan tersangka yang diperiksa, serta para penyidik KPK," katanya.


Editor : Umaya Khusniah