Mahasiswa IAIN Tulungagung Demo Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Solichan Arif ยท Senin, 16 November 2020 - 23:02:00 WIB
Mahasiswa IAIN Tulungagung Demo Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
Aktivis mahasiswa IAIN Tulungagung saat demo soal kasus dugaan pelecehan seksual. (Foto: SINDONews/Solichan Arif)

TULUNGAGUNG, iNews.id - Puluhan mahasiswa lintas fakultas IAIN Tulungagung demo mendesak Rektorat mengusut dugaan pelecehan seksual yang menimpa salah satu aktivis mahasiswi di kampus tersebut. Dalam tuntutannya, massa yang mengatasnamakan 'IAIN TA Bersuara' menuntut ijazah pelaku yang baru saja wisuda agar ditangguhkan. 

"Kami menuntut Rektorat menangguhkan ijazah terduga pelaku," ujar Korlap Aksi IAIN TA Bersuara Roiyatus Saadah saat unjuk rasa di depan Kantor Rektorat IAIN Tulungagung, Senin (16/11/2020).

Pantauan di lokasi, para aktivis mahasiswa berjumlah 30-0rang ini tampak berdiri berjajar dan melaksanaan aksi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan jaga jarak. Mereka membentangkan berbagai spanduk berisi kecamanan dan tulisan Stop Kekerasan Seksual, IAIN Tulungagung Darurat Kekerasan Seksual, Kampus Peradaban (bukan) Kampus Predator dan beberapa aspirasi lainnya.

Menariknya unjuk rasa berlangsung tanpa orasi. Sedikitnya ada tiga mahasiswa yang menggelar aksi teatrikal.

"Kami memang sengaja melakukan aksi senyap," kata Saadah.

Dia menceritakan, dugaan pelecehan seksual terhadap aktivis mahasiswi tersebut terjadi pada September 2020. Korban dan pelaku sama-sama berasal dari Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Saat kejadian, pelaku tercatat sebagai mahasiswa semester 11, sedangkan korban adik kelasnya.

Dugaan percobaan pemerkosaan itu berlokasi di wilayah Kediri, yakni saat korban naik ke lereng Gunung Wilis. Dalam perjalanan menuju lokasi, korban digerayangi dan dipaksa berbuat asusila.

"Kasus ini sudah dilaporkan ke kampus pada 16 September, namun baru ditanggapi 1 Oktober," katanya.

Editor : Donald Karouw