PASURUAN, iNews.id - Hujan deras yang melanda Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), menyebabkan tanah longsor di wilayah Gunung Bromo. Akibat longsor ini, akses jalan raya tertutup total.
Longsor ini terjadi di jalur Puspo dengan Penanjakan Lautan Pasir Gunung Bromo, tepatnya di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (13/2/2020). Tumpukan material tanah setebal tiga meter sepanjang 20 meter ini menutupi jalan raya.
Banjir dan Longsor Tutup Akses Jalan di Solok, Ribuan Warga Tak Bisa Pulang
Tim gabungan darui BPBD, TNI Polri, Satpol PP, relawan, warga Suku Tengger serta petugas dari Bina Marga Provinsi Jatim bahu-membahu berusaha untuk membersihkan material lumpur dan tanah bekas longsor. Sebuah alat berat didatangkan untuk membersihkan tanah disertai dengan batu ukuran besar.
Kapolsek Tosari, AKP Bambang Tri mengatakan, longsor ini merupakan yang terparah pada tahun ini. Biasanya longsor hanya sepanjang lima meter.
Jumlah Wisatawan Bromo Tengger Semeru Menurun Selama 2019
“Salah satu penyebabnya, tanah tak mampu menahan gerusan air setelah diguyur hujan lebat,” katanya.
Hingga Kamis sore, jalur wisata Gunung Bromo untuk turun ke Lautan Pasir masih ditutup total. Diperkirakan jalur wisata akan dibuka lagi pada jumat jika longsoran sudah teratasi.
Editor: Umaya Khusniah