get app
inews
Aa Text
Read Next : Ledakan Hebat di Ponorogo, 1 Orang Tewas 2 Luka dan Rumah Rusak

Ledakan Petasan Maut di Ponorogo, Gegana Temukan 5 Kg Bahan Peledak Low Explosive

Senin, 02 Maret 2026 - 13:41:00 WIB
Ledakan Petasan Maut di Ponorogo, Gegana Temukan 5 Kg Bahan Peledak Low Explosive
Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim menyisir lokasi ledakan mercon di Ponorogo yang menewaskan satu pelajar. (Foto: dok Polri)

PONOROGO, iNews.id - Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur mengungkap temuan bahan peledak jenis low explosive atau black powder dalam penyelidikan kasus ledakan petasan maut di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Ledakan ini menewaskan seorang pelajar dan menyebabkan dua korban lainnya mengalami luka bakar berat, Minggu (1/3/2026).

Sejak Senin (2/3/2026) pagi, petugas menyisir lokasi kejadian yang telah dipasang garis polisi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bahan berbahaya serta mencegah potensi ledakan susulan di kawasan permukiman.

Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jatim Kompol Dyan Vicky Sandi mengatakan hasil pemeriksaan awal menemukan material berupa belerang dan potas atau booster kelengkeng.

“Investigasi dari Gegana, sementara yang kami temukan itu ada unsur belerang, kemudian ada potas atau booster kelengkeng. Jadi yang dibuat di sini dipastikan low explosive atau Black powder,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Selain itu, tim juga mengamankan selongsong petasan, bungkus belerang serta potas yang diduga bagian dari racikan bahan peledak.

“Ada selongsong petasan, bungkus belerang, sama potas,” katanya.

Menurutnya, tingkat bahaya bahan peledak tidak hanya ditentukan jenisnya, tetapi juga jumlah dan tekanan yang dihasilkan saat reaksi terjadi.

“Jenis bahan peledak itu tidak tergantung jenisnya apa, tapi ketika itu jumlahnya besar, daya ledaknya tinggi, impactnya ya bisa membahayakan atau merenggut nyawa seseorang karena tekanan yang sangat tinggi,” ucapnya.

Dugaan sementara, ledakan terjadi akibat percikan api saat proses pengolahan bahan. Namun kepastian penyebab masih menunggu hasil uji laboratorium forensik (Labfor) oleh penyidik Polres Ponorogo.

“Dugaan sementara kemarin ada mungkin percikan api. Tapi hasil investigasi dari penyidik Polres nanti dibawa ke labfor,” ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut