get app
inews
Aa Text
Read Next : 2 Korban Ledakan Petasan di Nganjuk Tak Ditanggung BPJS, Dirujuk ke RS Lain

Konser Dangdut di Nganjuk Ricuh, Ratusan Penonton Saling Lempar Sandal

Senin, 08 April 2019 - 10:58:00 WIB
Konser Dangdut di Nganjuk Ricuh, Ratusan Penonton Saling Lempar Sandal
Penonton konser dangdut saling lempar sandal dan saling serang di GOR Bung Karno di Kelurahan Begadung, Kecamatan Kota Nganjuk, Jatim, Minggu malam (7/4/2019). (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

NGANJUK, iNews.idKonser musik dangdut dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim), pada Minggu malam tadi (7/4/2019), berakhir ricuh. Ratusan penonton terlibat saling lempar sandal dan saling serang.

Panitia memutuskan menghentikan konser dangdut tersebut agar tidak sampai menimbulkan korban. Konser dangdut di halaman Gedung Olahraga (GOR) Bung Karno di Kelurahan Begadung, Kecamatan Kota Nganjuk, terpaksa harus berakhir lebih awal.

Dari pengamatan iNews, kericuhan terjadi saat konser baru saja dimulai. Namun, penyebabnya tidak jelas. Sejumlah penonton saling berteriak. Petugas terpaksa mengamankan salah satu penonton yang terlibat. Namun bukannya berhenti, situasi makin memanas saat konser dilanjutkan.

Sepanjang konser berlangsung, para penonton terus saling lempar sandal, berteriak, hingga akhirnya terjadi saling serang. Panitia pun berkali-kali mengimbau agar para penonton tertib dan meminta penonton yang bertikai segera berdamai sehingga konser bisa dilanjutkan.

“Tenang, tenang dulu dulur, wes, wes, ayo salaman neh. Dilanjut atau tidak? Kalau masih tawuran, acara kita hentikan sampai di sini,” kata panitia.

Meski panitia sudah berkali-kali mengimbau agar para penonton tertib, aksi tawuran tak kunjung berhenti. Petugas yang khawatir akan timbul korban jiwa kemudian membubarkan penonton yang terlibat tawuran.

Petugas keamanan mengingatkan agar para penonton tidak saling serang saat konser dangdut untuk perayaan Hari Jadi Nganjuk, di halaman GOR Bung Karno, Kelurahan Begadung, Kecamatan Kota Nganjuk, Jatim, Minggu malam (7/4/2019). (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)


Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk Supiyanto menjelaskan, konser musik dangdut itu digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Nganjuk. Pemerintah daerah ingin memberikan pertunjukan hiburan kepada masyarakat di momen penting itu.

Namun karena penonton sulit ditertibkan, panitia akhirnya memutuskan konser. Sesuai jadwal, konser semestinya berakhir pada pukul 23.30 WIB, tapi harus dihentikan sekitar pukul 23.00.

“Konser harus kami stop demi kemanan bersama karena situasi sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan konser dangdut. Selain itu, karena ini menjelang Pemilu, kami khawatir kericuhan ini ditumpangi orang-orang tidak bertanggung jawab sehingga membuat Nganjuk tidak kondusif,” kata Supiyanto.

Editor: Maria Christina

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut