Kocak! Maling Bermasker Kantong Plastik Bobol Konter HP di Situbondo
SITUBONDO, iNews.id – Aksi pencurian nyeleneh terjadi di sebuah konter HP (handphone) di ruas Jalan Raya Pantura Basuki Rahmat, Kecamatan Panji, Situbondo. Seorang pencuri terekam kamera CCTV melakukan tingkah kocak dengan merangkak gaya katak hingga menutupi kepalanya menggunakan kantong plastik hitam demi menghindari sorotan kamera.
Meski bertingkah konyol, pelaku berhasil menggasak sedikitnya 10 unit handphone dan sejumlah uang tunai dari dalam toko bernama STB Counter tersebut.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku yang beraksi seorang diri itu masuk ke dalam toko setelah merusak atap bagian belakang bangunan. Begitu berhasil masuk, pelaku tampaknya menyadari keberadaan tiga kamera CCTV yang terpasang di berbagai sudut ruangan.
Seketika, pelaku berusaha menutupi identitas wajahnya dengan segala cara. Mulai dari merangkak di lantai dengan gaya menyerupai katak, hingga mengambil kantong plastik hitam di sekitar lokasi untuk dijadikan penutup kepala layaknya helm.
"Pelaku masuk lewat atap belakang. Pas tahu ada CCTV, dia langsung merangkak-rangkak dan kepalanya dibungkus plastik hitam supaya mukanya tidak kelihatan," ujar Efendi Holilur Rahman, pegawai toko, Kamis (14/5/2026).
Meski gerakannya terbatas karena harus merangkak dan kepalanya tertutup plastik, pelaku tetap berhasil menguras isi etalase. Berdasarkan pendataan pemilik toko, pelaku menggondol empat handphone baru yang masih berada di dalam etalase dan enam HP milik pelanggan yang baru saja selesai diservis. Selain itu, uang tunai senilai Rp300.000 yang disimpan di dalam laci kasir.
Pihak pengelola STB Counter HP telah melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Tim Reskrim Polsek Panji bersama Satreskrim Polres Situbondo kini tengah mendalami bukti rekaman CCTV tersebut untuk mengidentifikasi ciri-ciri fisik pelaku meski wajahnya tertutup plastik.
"Kami sudah lapor ke Polsek dan Polres. Kami berharap pelaku segera ditangkap karena kejadian ini sangat merugikan, apalagi ada HP titipan servis milik orang lain yang ikut hilang," kata Efendi.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku "maling katak" tersebut. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengamanan toko, terutama pada bagian atap dan pintu belakang.
Editor: Kastolani Marzuki