Klaster Pendidikan Mengkhawatirkan, 3 Kampus di Surabaya Lockdown

Aan Haryono · Selasa, 05 Januari 2021 - 13:32:00 WIB
Klaster Pendidikan Mengkhawatirkan, 3 Kampus di Surabaya Lockdown
Kampus B Unair Surabaya terlihat dari depan. Hingga 14 hari ke depan, kampus akan lockdown untuk mencegah penularan Covid-19. (Foto: iNews.id/Yudha Prawira)

SURABAYA, iNews.id - Penyebaran Covid-19 klaster pendidikan di Surabaya semakin mengkhawatirkan. Saat ini, sedikinya ada tiga kampus di Kota Pahlawan yang terpaksa lokcdown. Upaya ini ini mengantisipasi penularan Covid-19 yang lebih luas. 

Ketiga kampus tersebut yakni Intitut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS), Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). 

ITS mengawali menutup kampus setelah rektor dan beberapa dosen positif Covid-19. Beberapa dosen juga dilaporkan meninggal dunia setelah terpapar virus Corona.

Setelah ITS, jajaran manajemen Unair juga memilih melakukan lock down setelah tahun baru. Keputusan itu diambil setelah melihat risiko penularan Covid-19 yang terus meningkat, terutama bagi mereka yang menjalani aktivitas di luar kota.

Setelah ITS dan Unair, Unesa juga memilih menerapkan pembatasan kegiatan berskala besar setelah 20 orang Civitas Akademika Unesa terkonfirmasi positif Covid-19 dan satu orang lainnya meninggal dunia.   

Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto menuturkan, kedisiplinan warga mulai menurun sekarang. Mereka memberikan banyak kelonggaran dan kurang disiplin. 

“Kami imbau kepada para pelaku usaha, tempat kerja, ruang pendidikan dan tempat ibadah untuk mengefektifkan kembali satgas mandiri masing-masing demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya,” kata Irvan.  

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2