Ketua DPD Kunjungi Para Kiai di Bangkalan, Bahas Utang Negara hingga Polemik 3 Periode

Ihya Ulumuddin ยท Rabu, 20 April 2022 - 17:36:00 WIB
Ketua DPD Kunjungi Para Kiai di Bangkalan, Bahas Utang Negara hingga Polemik 3 Periode
Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengunjungi sejumlah kiai di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. (Foto: DPD)

BANGKALAN, iNews.id - Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengunjungi sejumlah kiai di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Kedatangannya untuk menyerap aspirasi mereka dan membahas persoalan bangsa, mulai dari utang negara hingga polemik masa jabatan presiden tiga periode.

Lokasi pertama yang didatangi Pondok Pesantren Mambaus Salam. Di ponpes yang berada di Kecamatan Kota, Bangkalan itu, dia bertemu dengan KH Imron Abd Fattah.  Dalam silaturahmi itu, keduanya membahas kondisi bangsa yang sedang tidak baik. Menurut La Nyalla, banyak PR yang harus dikerjakan bangsa ini agar kembali kepada trek yang lurus.

"Rezim sekarang bilang Indonesia baik-baik saja. Yang saya pertanyakan kalau baik-baik saja kenapa utang semakin bertambah, orang miskin juga semakin banyak, kemudian harga-harga kok melambung. Itu bukti ada yang salah dalam mengurus negara ini," ujar La Nyalla, Selasa (19/4/2022) sore.

La Nyalla mengatakan, diperlukan pemimpin nasional yang berani memutus rantai oligarki yang menempel dan berlindung di lingkaran kekuasaan.

"Sekarang ini negara kita sudah dikuasai oleh oligarki. Penguasa tidak memikirkan kepentingan rakyat lagi, tapi memakmurkan diri dan kelompoknya karena mereka berkomplot dengan pengusaha," ujar La Nyalla.

La Nyalla juga mengomentari harga-harga komoditas pangan yang semakin hari semakin naik. Dia meminta pemerintah harus mencari solusi yang prorakyat.

"Pemerintah dalam setiap kebijakannya harus berpihak kepada rakyat. Jangan seenaknya menaikkan harga BBM, elpiji dan komoditas lain. Harus dicarikan solusi terbaik supaya rakyat tidak tambah menjerit," kata La Nyalla. 

Menurut La Nyalla, saat ini rakyat sudah kesulitan dan berteriak. Rakyat membutuhkan pemerintah yang berpihak.

"Rakyat sudah setengah mati. Jadi, harapan saya pemerintah berpihak kepada rakyat. Rakyat itu yang dibutuhkan hanya untuk makan sehari-hari saja,” kata La Nyalla.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: