Kerap Dibandingkan Jadi Motif Anak Aniaya Ayah Ibu dan Adik Kandung di Mojokerto 

Sholahudin, Tritus Julan · Kamis, 01 April 2021 - 11:19:00 WIB
Kerap Dibandingkan Jadi Motif Anak Aniaya Ayah Ibu dan Adik Kandung di Mojokerto 
Kapolres Mojokerto menunjukkan barang bukti palu yang digunakan pelaku menganiaya korban, Kamis (1/4/2021). (Foto: iNews.id/Sholahudin).

MOJOKERTO, iNews.id - Sakit hati menjadi motif penganiayaan remaja di Mojokerto terhadap kedua orang tua dan adik kandungnya. DMP alias Danang Marko Pambudi (17) mengaku tega menganiaya ayah ibu dan adiknya karena sakit hati kerap dibandingkan dengan tetangganya. 

Rabu (31/3/2021) dini hari kemarin, pelaku mengambil palu dan memukul kepala ketiga anggota keluarganya saat tertidur. Seketika itu ketiga korban terkapar bersimbah darah. Sementara pelaku langsung kabur. 

Remaja berusia 17 tahun itu diamankan petugas selang beberapa jam pascapenganiayaan. Dia ditangkap petugas di Terminal Kertajaya Mojokerto saat hendak kabur ke luar kota. Ketika itu ia bersama dengan rekan-rekannya.

"Pelaku adalah salah satu anggota anak punk di Mojokerto. Yang bersangkutan diamankan saat hendak pergi ke Solo," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Aleksander saat konferensi pers, Kamis (1/4/2021).

Berdasarkan pengakuan DMP, aksi penganiayaan brutal yang dilakukannya itu lantaran rasa sakit hati. Dia mengaku kerap dibandingkan dengan anak tetangga oleh kedua orang tua mereka. Selain itu, pelaku merasa iri hati dengan sang adik karena diperlakukan berbeda.

"Motifnya sakit hati dibeda-bedakan dengan adiknya. Jadi sudah memendam rasa sakit hati itu sejak lama," kata mantan Kapolres Pasuruan Kota ini.

Menurut Kapolres, aksi penganiayaan itu sudah direncanakan sebelumnya. Bahkan, DMP dengan sengaja ingin melukai kedua orang tua serta adiknya masih kecil itu. Lantaran rasa sakit hati yang sudah tak lagi terbendung.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: