get app
inews
Aa Text
Read Next : Terungkap! Pembunuh Terapis Spa di Kamar Kos Bekasi Ternyata Suami Siri, Ini Motifnya

Keji! Ibu Muda di Ponorogo Bunuh Bayi lalu Buang Jasad di Kandang Ayam

Selasa, 29 Desember 2020 - 16:25:00 WIB
Keji! Ibu Muda di Ponorogo Bunuh Bayi lalu Buang Jasad di Kandang Ayam
Petugas Polres Ponorogo mengolah TKP penemuan jasad bayi yang dibunuh dan dibuang di kandang ayam. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

PONOROGO, iNews.id - Seorang ibu muda di Ponorogo, Jawa Timur tega membunuh bayi yang baru dilahirkannya, Selasa (29/12/2020). Tak hanya itu, sang ibu tega membuang bayi yang sudah tak bernyawa ke kandang ayam

Belum diketahui motif pelaku nekat berbuat keji terhadap darah dagingnya sendiri, namun diduga sang ibu malu karena belum menikah.

Aksi keji ibu membunuh bayi yang baru dilahirkannya itu sontak menggemparkan warga Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Ponorogo. Mereka menemukan jasad bayi  di kandang ayam milik Komsiyatun.

“Posisinya (jasad bayi) miring. Saya angkat, masih hidup atau mati saya tidak tahu. Saya angkat saja,” kata Komsiyatun.

Ibu bayi diamankan polisi usai membunuh dan membuang bayi yang baru dilahirkannya di Ponorogo. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)
Ibu bayi diamankan polisi usai membunuh dan membuang bayi yang baru dilahirkannya di Ponorogo. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP). 

Bayi berjenis kelamin perempuan itu belakangan diketahui anak dari YK (20) warga Mlarak.

Kapolsek Mlarak, AKP Sudaroini mengatakan, dari hasil olah TKP ditemukan gunting dan peralatan yang diduga untuk membunuh bayi. 

“Diduga, pelaku melahirkan di kamar mandi. Kemudian membunuh bayinya. Selanjutnya jasad bayi diletakkan di kandang ayam,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut