Kasus Ekspor Fiktif, Kejari Sidoarjo Tahan Dirut Puspa Agro

Antara ยท Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:25 WIB
Kasus Ekspor Fiktif, Kejari Sidoarjo Tahan Dirut Puspa Agro
Tersangka ekspor fiktif yang ditangani Kejari Sidoarjo. (Foto: Antara Jatim/SI/IS)

SIDOARJO, iNews.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menahan Direktur Utama PT Puspa Agro Abdullah Muchibuddin dan anak buahnya di bagian trading Heri Djamari. Mereka diduga terlibat kasus ekspor fiktif ikan yang merugikan negara Rp8,029 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Sidoarjo Idham Khalid mengatakan, kedua tersangka diduga telah melanggar Pasal 2 dan 3 Jo 55 KUHP tentang tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara.

"Keduanya diancam hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun," ujar Idham di Kantor Kejari Sidoarjo, Jumat (16/10/2020).

Dia menjelaskan, modus kejahatan tersangka yakni melalui kerja sama ekspor ikan PT Puspa Agro dengan CV Aneka Hosse (AH) tahun 2015. PT Puspa Agro selaku pemberi dana untuk ekspor ikan. Sementara CV AH pihak yang mencari ikan dari sejumlah daerah hingga yang melakukan ekspor.

Dalam perjanjiannya, PT Puspa Agro akan mendapat lima persen dari setiap transaksi ekspor. Tetapi kerja sama itu diduga tidak ada perjanjian hitam di atas putih.

"Lebih dari tujuh transaksi ekspor ikan pada Juni hingga November 2015 itu diduga fiktif semua. Padahal selama transaksi tersebut PT Puspa Agro selalu membayar kontan," ucapnya.


Editor : Donald Karouw