Kakek di Probolinggo Cabuli Bocah saat Ibu Korban Ibadah

Hana Purwadi ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 12:00 WIB
Kakek di Probolinggo Cabuli Bocah saat Ibu Korban Ibadah
Barang bukti yang disita polisi dalam kasus pencabulan di Probolinggo, Jatim. (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Seorang kakek di Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) digelandang polisi lantaran mencabuli anak kecil yang juga masih keponakan. Pelaku memanfaatkan kesempatan saat korban ditinggal ibunya ibadah salat Asar. 

M (57), warga Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo diamankan petugas dari Polsek Krejengan karena mencabuli SOD (7).

Kejadian bermula dari kecurigaan ibu korban yang mendapati putrinya merasakan sakit di kemaluannya, usai main dari rumah pelaku bulan November lalu. Saat didesak, SOD mengaku telah dicabuli pelaku di rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban.

Mendapati kejadian ini, ibu korban melaporkan kakek satu cucu ini ke polisi. Korban lalu divisum dan juga diperiksa.

BACA JUGA: Kakek di Ketapang Kalbar Cabuli Keponakan Usia 3 Tahun, Modus Menggendong Korban

Pelaku akhirnya ditangkap petugas dari Polsek Krajengan dan dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Probolinggo.

Di hadapan polisi, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini mengaku telah mencabuli keponakkanya karena tidak kuat menahan hasrat seksualnya.

Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan saat itu korban sedang menonton televisi bersaman ibunya. Saat ibu korban Salat Asar, pelaku memanggil korban untuk diajak ke rumahnya.

BACA JUGA: Cerai dengan Istri, Ayah Bejat di Blitar Setubuhi Anak Kandung sejak SD hingga SMP

“Selesai ibadah, ibu korban tidak mendapati anaknya di ruang tamu. Saat dicari, ibu korban mendapati sandal anaknya ada di rumah pelaku dan korban dipanggil pulang,” kata Eddwi, Rabu (4/12/2019).

Selain tersangka, sejumlah barang bukti juga disita di antaranya sandal, baju korban dan juga losion yang digunakan pelaku melancarkan aksinya. Akibat perbuatanya, pelaku dijerat Pasal 82 Undang-Undang RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.


Editor : Umaya Khusniah