Jatuh di Atap, Balon Udara Nyaris Bakar Rumah Ketua RT di Madiun

Arif Wahyu Efendi · Sabtu, 30 Mei 2020 - 18:45 WIB
Jatuh di Atap, Balon Udara Nyaris Bakar Rumah Ketua RT di Madiun
Balon udara jatuh atap rumah warga di RT 14, RW 7 Desa Sumberejo, Kecamatan Geger Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (30/05/2020). (Foto: iNews/Arif Wahyu Efendi)

MADIUN, iNews.id - Ancaman balon udara seolah tiada henti. Kali ini, balon udara yang masih menyala apinya jatuh di atap rumah warga di RT 14, RW 7 Desa Sumberejo, Kecamatan Geger Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (30/05/2020). Akibatnya, rumah milik Ketu RT Romdoni itu nyaris terbakar.

Sebelumnya, sejumlah insiden balon udara juga terjadi di kabupaten ini. Balon udara pernah jatuh di area persawahan dan menimpa kabel SUTET PLN. Bahkan, ada balon udara yang membuat seorang bocah tercebur ke sumur.

Peristiwa balon udara yang menimpa rumah ketua RT di Desa Sumberejo itu membuat warga panik. Sejumlah warga langsung berusaha menarik bulatan bambu pada bagian bawah balon udara dengan kayu panjang. Tujuannya agar api tidak sampai membakar atap rumah warga. Sebagian warga lain bersiap dengan air di ember plastik.

Menurut warga setempat, Zuma, awalnya balon itu terlihat terbang dari arah selatan ke utara, tepatnya dari arah Ponorogo. Tak disangka dalam waktu singkat, balon tersebut tiba-tiba turun di atap rumah ketua RT tersebut.

"Ko kidul mau mas, Ponorogo ketoke. Sik duwur lho, kok ujug ujug wis neng nduru gendheng (dari selatan tadi Mas, kemungkinan Ponorogo. Tadi masih tinggi kok tiba-tiba sudah di atas genting)," ujarnya.

Kapolsek Geger AKP Yunus dikonfirmasi melalui pesan singkat membenarkan peristiwa itu. Menurutnya ini kejadian yang keempat di wilayah Kecamatan Geger. Satu di Desa Purworejo, dua di Desa Geger, dan satu lagi di Desa Sumberejo.

"Kejadian balon jatuh sudah empat kali di sini. Satu di Desa Geger, dua di Desa Purworejo, san satu di Desa Sumberejo," ujarnya.

Meski sudah berkali diingatkan, warga masih menerbangkan balon udara. Padahal, dampaknya sangat mengancam. Selain membahayakan penerbangan, balon udara juga berbahaya saat jatuh di daratan. Seperti yang terjadi sebelumnya, balon udara jatuh di persawahan, menyangkut kabel SUTET PLN. Seorang anak berusia sembilan tahun bahkan tercebur ke sumur lantaran mengejar balon udara yang jatuh.


Editor : Maria Christina