Ini Pesan Pasien Pertama Positif Corona di Malang yang Telah Dinyatakan Sembuh

Yuswantoro, Sindonews ยท Kamis, 02 April 2020 - 08:57 WIB
Ini Pesan Pasien Pertama Positif Corona di Malang yang Telah Dinyatakan Sembuh
Ilustrasi virus corona. (Foto: Ist)

MALANG, iNews.id - Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Rhesa HW menjadi pasien pertama positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Kota Malang. Dia kini gencar membagi pengalaman dan semangat ke masyarakat agar dapat sembuh serta terhindar dari penyakit akibat virus corona tersebut.

Resha tak sendirian. Dia bersama tim Satgas UB Malang dalam melakukan edukasi ke masyarakat.

Edukasi yang dibagikan Rhesa ini dengan menceritakan pengalaman selama menjadi pasien positif Covid-19. Selain itu juga menyosialisasikan tentang apa dan bagaimana virus corona serta hal-hal apa saja yang boleh maupun tidak dilakukan selama sakit.

Rhesa mengatakan, Covid-19 bukan penyakit aib namun sebuah wabah yang bisa menginfeksi semua orang.

Dia berpesan kepada PDP, suspect maupun pasien positif agar tidak panik dan jangan terlalu memikirkan pandangan masyarakat. Yang terpenting yakni selalu berpikir positif dan punya keyakinan untuk sembuh.

"Bagi yang dirawat di rumah sakit ikutilah prosedur petugas kesehatan dan fokus sembuh saja. Untuk yang sehat jangan takut dengan orang dalam pemantauan maupun pengawasan. Ikuti prosedur pemerintah. Tetap jaga kesehatan, jaga kebersihan dan makan-makanan bergizi," kata Rhesa, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, virus bisa dilawan dengan daya tahan tubuh masing-masing orang. Sementara obat-obatan yang diberikan selama perawatan, sifatnya membantu meredakan gejalanya saja.

"Perbanyak doa. Ini merupakan momen yang sangat tepat untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan," ucapnya.

Humas Satgas Covid-19 UB Malang Eriko Prawestiningtyas mengaku bersyukur karena Rhesa berkenan diajak mengedukasi masyarakat untuk menambah wawasan.

"Allhamdulillah dengan berkenannya yang bersangkutan dan ibunya bisa menambah wawasan orang awam tentang apa dan bagaimana sesungguhnya Covid-19," ujar Eriko.

Dia menambahkan, tim promosi kesehatan Satgas Covid-19 UB Malang juga terus mengedarkan flyer empati yang salah satu poinnya memahami perasaan orang lain dan peka terhadap lingkungan sekitar.


Editor : Donald Karouw