Hati-Hati, Makanan dan Minuman Kadaluwarsa Beredar di Batu Malang Jelang Nataru

Deni Irwansyah ยท Kamis, 19 Desember 2019 - 19:39:00 WIB
Hati-Hati, Makanan dan Minuman Kadaluwarsa Beredar di Batu Malang Jelang Nataru
Kapolres dan Wakil Wali Kota Batu, Malang, Jatim memimpin razia makanan dan minuman kadaluwarsa jelang nataru, Kamis (19/12/2019). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)

BATU, iNews.id – Polisi dan pemerintah kota melakukan razia makanan serta minuman dalam kemasan yang diperjualbelikan di Kota Batu, Malang, Jawa Timur jelang libur natal dan tahun baru (nataru), Kamis (19/12/2019). Dalam operasi tersebut polisi menemukan sejumlah toko masih menjual makanan dan minuman kadaluwarsa.

Operasi itu dipimpin oleh Kapolresta Batu, AKBP Harviadhi Agung Pratama dan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso. Razia itu menyasar empat pertokoan dan mal besar di Batu.

Hasilnya petugas menyita sejumlah makanan dan minuman yang sudah lewat tanggal kadaluwarsa namun masih dipajang dan dijual di etalase toko. Barang yang disita kebanyakan merupakan makanan ringan dan kue kering dalam kemasan.

Selain itu petugas juga mengamankan makanan ringan grosir yang dijual kiloan. Makanan tersebut akan diteliti lebih lanjut karena tak mencantumkan tanggal kadaluwarsa. Petugas juga akan meneliti makanan yang disimpan di gudang.

“Kami melakukan sidik mendadak (sidak) ke beberapa toko dan mendapatkan sejumlah makanan ringan yang sudah kadaluwarsa lewat beberapa bulan. Ada yang sudah kadaluwarsa sejak Agustus, ada yang Desember tapi masih dipajang dan dijual. Kami juga memeriksa makanan yang disusun menjadi parsel sebagai hadiah natal dan tahun baru,” ujar Harviadhi.

Berdasarkan penemuan tersebut, Harviadhi mengimbau masyarakat untuk mengamati tanggal kadaluwarsa sebelum membeli makanan. Menurutnya penemuan tersebut cukup meresahkan masyarakat Batu sebagai destinasi wisata utama di Jatim.

“Razia ini kami lakukan untuk meminimalkan peredaran makanan dan minuman kadaluwarsa yang dapat merugikan masyarakat. Kami juga mengimbau langsung pemilik toko,” katanya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menyerahkan kasus penemuan makanan dan minuman kadaluwarsa itu kepada polisi. Dia mengatakan akan menyiapkan sanksi kepada perusahaan penjual dan produsen.

“Penemuan ini akan ditindaklanjuti polisi baik kepada perusahaan penjual maupun produsen. Akan diselidiki lebih lanjut apakah masih ada makanan dan minuman kadaluwarsa yang disimpan, ada unsur kesengajaan atau tidak. Kami akan usahakan agar hal ini tak berlanjut,” ucap Punjul.


Editor : Rizal Bomantama