get app
inews
Aa Text
Read Next : Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadan di Surabaya dan Sekitarnya Hari Ini 28 Februari 2026

Hasil Rapid Test Pekerja Migran yang masuk Jatim Negatif, Khofifah: Mereka Ditandai

Kamis, 16 April 2020 - 09:28:00 WIB
Hasil Rapid Test Pekerja Migran yang masuk Jatim Negatif, Khofifah: Mereka Ditandai
Suasana pemeriksaan rapid test pekerja migran Indonesia di Bandara Juanda, Sidoarjo, Rabu (15/4/2020). (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Seluruh pekerja migran Indonesia yang masuk ke Jawa Timur melalui Bandara Juanda, Sidoarjo menjalani rapid test, Rabu (15/4/2020). Hasil pengujian, seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19.

Informasi diperoleh, ada 173 pekerja migran dari Kuala Lumpur, Malaysia yang menjalani rapid test. Selain itu juga 77 pekerja lainnya yang telah menjalani observasi selama 14 hari di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Begitu tiba di Bandara Juanda, mereka diperiksa petugas kesehatan Pemprov Jatim dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya. 

Masing-masing pekerja migran dilakukan pendataan alamat tujuan kampung halaman, dicek suhu tubuh dan pemeriksanaan klinis. Baru setelah mereka diambil sampel darah untuk diuji dalam rapid test pendeteksi virus SARS-CoV-2. 

“Ini menjadi perlakuan standar yang kami terapkan pada setiap PMI yang pulang ke Jawa Timur. Kami ingin memberikan perlindungan dan rasa aman pada masyarakat. Terutama bagi warga kampung halaman yang menjadi tempat tujuan para pekerja migran,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (15/4/2020).

Menurutnya, protokol kesehatan yang disiapkan Pemprov Jatim untuk memeriksa tanda klinis gejala Covid-19. Jika hasil rapid test negatif, namun ditemukan tanda klinis, maka pekerja tersebut akan dibawa tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim untuk mendapat perawatan. 

Begitu juga bagi yang rapid test-nya menunjukkan hasil positif. Secara otomatis mereka akan dibawa untuk dilakukan tindakan tes swab PCR. Sementara yang negatif dan tak menunjukkan gejala klinis, akan langsung diantar ke kampung halaman. 

“Dari hasil rapid test hari ini semuanya dinyatakan negatif. Mereka saat ini sudah disiapkan angkutan untuk kembali ke daerah masing-masing dan akan diberi gelang sebagai penanda,” kata Gubernur Khofifah.

Dia menjelaskan, pemasangan gelang penanda ini untuk memberikan screening berlapis. Selama di kampung halaman, mereka akana terus dipantau dan mwnjalani isolasi mandiri.

"Mereka yang sudah menjalani rapid test dan hasilnya negatif bukan berarti bebas keluar rumah. Tetapi tetap dianjurkan untuk di rumah saja, menjaga physical distancing dan mengenakan masker saat di luar ruangan selama wabah Covid-19," kata Khofifah.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut