get app
inews
Aa Text
Read Next : Partisipasi Pemilu 2024 di Bangka Barat Lampaui Target, Capai 85 Persen

Hadiri Istigasah Kubro, Ma'ruf Amin: Saya Masih Keturunan Pamekasan

Selasa, 19 Maret 2019 - 23:30:00 WIB
Hadiri Istigasah Kubro, Ma'ruf Amin: Saya Masih Keturunan Pamekasan
Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin saat menghadiri ngaji bareng di Sumenep, Madura, Jatim. (Foto: iNews.id)

PAMEKASAN, iNews.id – Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengaku masih keturunan orang Pamekasan, di Pulau Madura, Jawa Timur, dari silsilah raja Kerajaan Sumedang.

Karena itu, Kiai Ma’ruf menganggap kedatangannya ke Pamekasan sama halnya dengan pulang ke kampung halamannya.

"Pamekasan ini kampung saya sendiri. Saya orang Pamekasan. Mbah saya itu Raja Kerajaan Sumedang, istirnya Nyai Ratu Harisbaya yang ternyata namanya Nyai Larantoko, anaknya Raden Zuhro Prajoto Jamberingin Pamekasan," papar Kiai Ma'ruf saat menyampaikam tausiah di hadapan ribuan warga Pamekasan dalam acara Istigasah Kubro di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Selasa (19/3/2019).

Jambringin merupakan nama sebuah desa di Kecamatan Proppo, Pamekasan yang dalam sejarah Pamekasan merupakan pusat pemerintahan raja Pamekasan sebelum pindah ke Mandilaras.

Karena masih saudara, menurut dia, sudah selayaknya seluruh orang Madura, khususnya masyarakat Pamekasan membantu dirinya agar bisa menang pada Pilpres 2019 bersama pasangan politiknya, Joko Widodo (Jokowi).

Dalam ceramahnya, Kiai Ma'ruf sempat melontarkan bahasa Madura bahwa sebenarnya masyarakat Pamekasan dan Madura adalah "Taretan Kaule Sadhaja" yang artinya saudara saya semua.

"Masa saudaranya gak didukung, masak ada saudara malah mendukung orang lain. Karena itu orang Pamekasan harus mendukung saudaranya yaitu saya sendiri," ucap mantan Rais Aam PBNU ini.

Kiai Ma'ruf sudah dua kali melakukan kampanye politik ke Pulau Madura sejak ditetapkan menjadi cawapres.
Kunjungan pertamanya ke Madura dilakukan pada 19 Oktober 2018 lalu. Saat itu, Kiai Ma'ruf Amin juga mengaku memiliki garis keturunan dari Kiai Demang Plakaran, Bangkalan.

"Jadi dalam diri saya ini mengalir darah Pamekasan. Saya ada darah Madura ini, Alhamdulillah," kata Kiai Ma'ruf.

Istigasah Kubro tersebut juga dihadiri puluhan ulama Madura. Saat Kiai Ma'ruf menyampaikan tausiah, cuaca sedang hujan. Namun, ribuan jamaah yang tetap setia mendengarkan tausiyah Kiai Ma'ruf. "Tadi di lapangan walaupun hujan, mereka tidak berubah. Mereka tetap mendengarkan," kata Kiai Ma'ruf saat ditemui usai acara.

Polres Pamekasan menerjunkan sebanyak 345 personel gabungan dari berbagai unsur seperti unsur polisi, TNI dan Brimob Polda Jatim.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut