Guru SMA yang Baku Hantam dengan Murid di Bojonegoro Terancam Dipecat

Dedi Mahdi ยท Senin, 08 April 2019 - 15:16:00 WIB
Guru SMA yang Baku Hantam dengan Murid di Bojonegoro Terancam Dipecat
Terlihat dalam video para siswa SMAN 1 Tambakrejo Bojonegoro, Jatim, melerai perkelahian guru dengan siswa di kelas, pada Selasa 26 Maret lalu. (Foto: iNews/Dedi Mahdi)

BOJONEGORO, iNews.id – Pascaviralnya video aksi baku hantam antara guru dengan siswa dalam kelas di SMA Negeri 1 Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Dinas Pendidikan segera memanggil kepala sekolah. Jika terbukti bersalah, guru tersebut terancam dikenakan sanksi tegas hingga dipecat.

Kepala Disdik Bojonegoro Adi Prayitno mengaku sangat menyayangkan insiden antara guru dan siswa tersebut yang direkam oleh para siswa dan akhirnya beredar luas di media sosial. Kejadian ini berlangsung pada Selasa, 26 Maret 2019 lalu. Namun, Disdik baru menerima laporan pada Jumat, 5 April lalu. Guru yang berkelahi dengan siswanya diketahui masih berstatus pegawai tidak tetap (PTT).

Disdik sudah mengambil langkah dengan mengirimkan surat undangan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tambakrejo dan guru yang terlibat baku hantam dengan siswanya agar hadir memberikan klarifikasi di Kantor Disdik Bojonegoro, Selasa besok (9/4/2019).

“Saya sudah panggil untuk hadir besok memberikan klarifikasi,” ujar Adi, Senin (8/4/2019).


Adi mengatakan, jika dari klarifikasi nantinya menunjukkan bahwa guru tersebut terbukti bersalah, maka Disdik sudah menyiapkan sanksi tegas.

“Mana kali nanti ditemukan ada pelanggaran dari guru tersebut, maka akan saya beri sanksi yang sangat tegas sesuai dengan peraturan yang diberlakukan. Nanti bisa teguran lisan, tertulis, bahkan bisa di-off-kan menjadi seorang guru karena guru tersebut masih guru tidak tetap atau PTT,” katanya.

Diketahui, warga dihebohkan dengan video aksi baku hantam antara guru dan siswa SMA Negeri 1 Tambakrejo. Video itu sudah viral sejak tiga hari terakhir melalui aplikasi WhatsApp dan media sosial.

Dalam video berdurasi 20 detik ini, terlihat awalnya seorang guru dan siswa terlibat adu mulut. Sang guru kemudian mencekik siswa yang duduk di kursi guru. Siswa yang tidak terima membalas dengan memukul guru itu. Guru tersebut kemudian membalas lagi, bahkan membanting murid ke lantai. Para siswa kemudian melerai perkelahian keduanya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tambakrejo Muhadi yang dikonfirmasi Senin (8/4/2019) mengatakan, kasus tersebut sudah berakhir damai. Kedua pihak telah saling memaafkan. Pihak sekolah juga sudah memanggil orang tua siswa yang terlibat perkelahian dengan guru maupun orang tua siswa yang merekam video aksi kekerasan.

“Keduanya sudah berdamai,” kata Muhadi.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: