Guru BK yang Lecehkan Siswa di Malang Diduga Penyuka Sesama Jenis Sejak Umur 20 Tahun

Saif Hajarani ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 16:22 WIB
Guru BK yang Lecehkan Siswa di Malang Diduga Penyuka Sesama Jenis Sejak Umur 20 Tahun
Oknum guru yang lakukan pelecehan seksual kepada muridnya di Malang Jawa Timur bersama Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung. (Foto: iNews/Saif Hajarani)

MALANG, iNews.id – Oknum guru Bimbingan Konseling SMP di Kepanjen, Malang, Jawa Timur (Jatim) yang cabuli siswanya dengan dalih penelitian S-3 diduga mengalami kelainan seksual. CH diduga suka dengan sesama jenis sejak usia 20 tahun.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan sebanyak 18 siswa sudah menjadi korban pelecehan seksual pelaku. Keseluruhan korban berjenis kelamin laki-laki.

“Pelaku melakukan tindak tidak terpuji ini di ruang tamu bimbingan konseling sekolah,” katanya, Sabtu (7/12/2019).

Aksi pelecehan seksual yang dilakukan pelaku berupa pengukuran alat vital, pengumpulan sampel sperma serta bulu kelamin, bulu ketiak dan bulu kaki korban. Pelaku sudah melakukan aksinya sejak dua tahun yang lalu.

Yade mengatakan pelaku yang memiliki seorang istri dan anak ini mulai bekerja di SMP tersebut sejak 2016 sebagai staf biasa. Tahun 2017, pelaku mendapat SK dari kepala sekolah sebagai guru honorer di bagian Bimbingan Konseling.

Di tahun 2018, pelaku kembali diberi SK untuk mengajar mata pelajaran PPKn. “Pelaku sudah melakukan aksinya sejak bulan Agustus 2017 hingga Oktober 2019,” katanya.

Selain kasus pencabulan, pelaku juga diketahui memalsukan ijazah untuk bisa masuk menjadi guru di sekolah tersebut. Namun kasus ini masih dalam pendalaman pihak polisi.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis tentang Perlindungan Anak dan Pemalsuan Identitas dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sebelumnya, seorang guru bimbingan konseling salah satu SMP di Kabupaten Malang diduga melecehkan sejumlah siswa. Dia meminta para siswa telanjang, mengukur alat vital dan meminta mereka mengeluarkan sperma.


Editor : Umaya Khusniah