Gubernur Khofifah Tak Ikut Campur Penyelidikan KPK di Jatim

Antara, Ilma De Sabrini ยท Kamis, 08 Agustus 2019 - 07:45 WIB
Gubernur Khofifah Tak Ikut Campur Penyelidikan KPK di Jatim
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dok iNews).

SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, menegaskan tak akan mencampuri penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penggeledahan di kantor dan rumah pribadi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Fattah Jasin.

"Kasus yang sedang diselidiki itu tahun 2018 sebelum saya menjabat sebagai gubernur. Jangan tanya saya,," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (7/8/2019) malam.

Dia mengaku tak akan menghambat proses penyelidikan KPK. Mantan Mensos Presiden Jokowi ini pun menyerahkan proses hukum dugaan kasus korupsi di jajaran Pemprov Jatim ke lembaga antirasuah tersebut.

"Kita beri kesempatan proses hukum berjalan," ujar Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu tanpa bersedia berkomentar lebih banyak.

Sebelumnya, KPK menggeledah tiga tempat di wilayah Surabaya, Jatim, pada Rabu malam. Ketiganya yakni, Kantor Dishub Jatim, rumah Kepala Dishub Jatim, Fattah Jasin, dan ruman mantan Sekda Provinsi Jatim.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Yuyuk Andriati Iskak mengatakan, penggeledahan tersebut terkait dengan kasus suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2018.

"Penggeledahan untuk tersangka SPR (Supriyono) tindak pidana korupsi suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2018," katanya.

Dalam perkara itu, KPK menetapkan Supriyono selaku Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung periode 2014-2019, sebagai tersangka kasus korupsi pembahasan dan pengesahan APBD Kabupaten Tulungagung.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal