Gubernur Khofifah Apresiasi Upaya Perbaikan Sementara Tanggul Bengawan Solo di Tuban
TUBAN, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, memastikan upaya perbaikan tanggul Bengawan Solo di perbatasan Desa Sambungrejo, Kabupaten Tuban, terus dikebut. Harus ada langkah antisipatif mengingat akan masuk musim hujan dalam waktu dekat.
Khofifah mengatakan, sudah berkomunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Alam (SDA) Jatim untuk segera memperbaiki tanggul tersebut.
"Berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Tuban, BBWS dan masyarakat sekitar. Karena itu, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas langkah tanggap dan gotong royong semua pihak untuk mengatasi masalah ini," kata Khofifah kepada wartawan di Kabupaten Tuban, Jatim, Minggu (2/12/2019).
Selain dipasang bronjong, tanggul penahan banjir itu juga dikeruk dan tambal lagi menggunakan pasir dan batu (Sirtu). Langkah-langkah pengamanan ini harus terus dilakukan meskipun belum permanen, karena Desember merupakan diperkirakan jadi awal musim hujan di daerah tersebut.
Dengan pemasangan bronjong, kata dia, dapat mencegah erosi, karena itu dia akan memastikan kekuatan anyaman kawat berisi bebatuan di tepi sungai tersebut. Sebab, tanah di sana masih sering bergerak, sehingga keberadaan bronjong akan bisa memberikan proteksi ketika terjadi intensitas air meninggi.
"Selain itu melakukan pengurukan menggunakan excavator. Berdasarkan informasi, upaya pemulihan tanggul seperti kondisi semula sudah dilakukan sejak 7 November hingga hari ini," ujar dia.
Sementara itu Wakil Bupati Tuban, M Nur Nahar Husain, menyampaikan sebagai salah satu langkah untuk menanggulangi tanggul yang ambles, warga dilarang untuk menambang pasir dan menyedot air secara berlebihan pada radius 600 meter dari titik longsor.
"Rata-rata penambang pasir di sungai ini adalah penambang manual. Namun, karena kondisi tanggul yang saat ini kritis maka kami melarang penambangan pasir di wilayah ini, " katanya.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal