get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Fenomena Waterspout di Atas Laut Gegerkan Warga Sorong Papua Barat

Geger Pusaran Angin Mirip Tornado di Jembatan Suramadu, Ini Kata BPBD Bangkalan

Rabu, 22 April 2026 - 15:01:00 WIB
Geger Pusaran Angin Mirip Tornado di Jembatan Suramadu, Ini Kata BPBD Bangkalan
Tangkapan layar fenomena pusaran angin kencang mirip tornado atau waterspout di dekat Jembatan Suramadu, Bangkalan. (Foto: iNews)

BANGKALAN, iNews.id – Fenomena alam langka berupa pusaran angin kencang bak tornado di atas permukaan laut atau waterspout terekam kamera warga di pesisir selatan Bangkalan, Jawa Timur. Kejadian yang berlangsung di dekat kawasan Jembatan Suramadu ini sempat memicu decak kagum sekaligus kekhawatiran masyarakat sekitar.

Pusaran angin raksasa tersebut terlihat jelas menyambung dari gumpalan awan hitam pekat hingga menyentuh permukaan laut di perairan Kwanyar dan Labang. 

Fenomena yang berlangsung selama kurang lebih lima menit ini menjadi tontonan gratis bagi warga pesisir. Tak sedikit dari mereka yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel karena takjub melihat pusaran angin yang berputar kencang di tengah laut.

Bahkan, sejumlah pengendara sepeda motor yang tengah melintas di atas Jembatan Suramadu nekat berhenti sejenak di bahu jalan untuk melihat lebih dekat fenomena yang jarang terjadi tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan menyatakan bahwa fenomena ini merupakan pertanda peralihan musim atau pancaroba. Prediksi menunjukkan peralihan dari musim penghujan ke kemarau akan dimulai pada awal Mei mendatang. 

Secara ilmiah, angin puting beliung di tengah laut ini dipicu oleh pertemuan suhu permukaan laut yang hangat dengan udara lembap dari awan hitam pekat (Cumulonimbus). Hal ini menciptakan penguapan intensif yang memicu tekanan udara rendah. 

"Udara hangat naik dengan cepat dan berputar akibat efek gaya Coriolis atau rotasi bumi, yang akhirnya membentuk pusaran angin kencang," kata petugas BPBD Bangkalan, Arif Rahman Surya Atmaja, Rabu (22/4/2026).

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut