Fosil Gading Gajah Ditemukan di Nganjuk, Diperkirakan Hidup 900.000 Tahun Lalu

Mukhtar Bagus ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 12:57:00 WIB
Fosil Gading Gajah Ditemukan di Nganjuk, Diperkirakan Hidup 900.000 Tahun Lalu
Proses ekskavasi fosil gading gajah di Nganjuk, Jatim. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

NGANJUK, iNews.idFosil gading gajah purba yang diperkirakan hidup sekitar 900.000 tahun yang lalu ditemukan di Nganjuk, Jawa Timur (Jatim). Untuk kepentingan penelitian lanjutan, potongan fosil gajah purba ini dievakuasi oleh petugas untuk disimpan di Museum Anjuk Ladang, Kota Nganjuk.

Sejumlah petugas dari Dinas Pariwisata dan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran (BPSMPS) memasuki kawasan hutan di kaki Gunung Pandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Senin (10/2/2020) siang. Mereka melakukan eskavasi terhadap fosil gading gajah purba yang sebelumnya pernah ditemukan di tempat ini.

Setelah sampai ditempat yang dituju, petugas langsung melakukan penggalian. Pada kedalaman sekitar 40 sentimeter, fosil gading gajah ini akhirnya ditemukan.

Dilihat dari kondisi, potongan gading gajah yang panjangnya satu meter ini sudah membatu karena usia yang tua.

Dari lokasi ini, petugas hanya dapat mengamankan fosil dua gading gajah purba. Satu fosil panjangnya satu meter dan satu fosil lagi panjangnya dua meter.

Kasi Purbakala Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk, Amin Tohari mengatakan, penemuan fosil gading gajah purba ini berawal dari adanya laporan masyarakat sekitar tiga bulan lalu yang mengaku telah melihat banyak fosil hewan purba di kaki Gunung Pandan Hutan Tritik. Setelah diperiksa oleh petugas, ternyata memang benar ada sejumlah fosil hewan purba yang ditemukan di kawasan ini namun kebanyakan kondisinya sudah hancur.

“Hari ini kami lakukan pengangkatan. Sebelumnya tim ekskavasi pendahuluan sudah lebih dulu mendatangi lokasi ini,” katanya, Senin (10/2/2020).

Sementara Arkeolog BPSMPS Sangiran, Febri Wijanarko mengatakan, ada tiga arkeolog yang diterjunkan dalam proses pengangkatan fosil ini. Fosil gading pertama berukuran 109 sentimeter dengan diameter 56 sentimeter.

“Terkait umur gading ini, untuk saat ini bisa diukur berdasarkan lapisan tanah yang ada di daerah sini yaitu sekitar 900.000–300.000 tahun lalu, artinya, gajah ini hidup di sekitar tahun itu,” katanya.

Pascapenemuan tahan pertama ini, petugas akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk mencari fosil lain yang bentuknya masih utuh.

Editor : Umaya Khusniah

Bagikan Artikel: