Evaluasi Ketat, DPP PPP Ancam Cabut SK Pengurus DPC yang Kinerjanya Buruk 

Asfi Manar · Kamis, 14 April 2022 - 21:49:00 WIB
Evaluasi Ketat, DPP PPP Ancam Cabut SK Pengurus DPC yang Kinerjanya Buruk 
Sekjen DPP PPP Arwani Tomafi. (Foto: iNews.id/Asfi Manar).

NGAWI, iNews.id - DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mengevaluasi kepengurusan DPC di seluruh Indonesia. Pengurus yang kinerjanya buruk SK-nya akan dicabut dan diganti pengurus baru. 

Ancaman itu disampaikan Sekjen DPP PPP Arwani Tomafi saat peluncuran PPP Reborn di Ngawi Jawa Timur. Dia meminta kepada seluruh pengurus agar menunjukkan kinerja sesuai dengan garis partai.

"Kalau perlu SK bisa dicabut. Setiap 6 bulan sekali akan ada evaluasi kinerja untuk kemajuan partai. Karena kami ingin membangun organisasi yang kuat dan menjadi mesin partai dalam pemilu 2024 nanti," katanya. 

Arwani berharap capaian kursi di setiap dapil bertambah dari yang sudah ada. Untuk itu dia menyerukan agar para kadernya banyak bekerja sama dengan banyak pihak, terutama dengan para kepala daerah. 

"Kami minta agar seluruh kader bekerjasama dengan kepala daerah dan elemen masyarakat agar pencapaian seluruh dapil bisa maksimal" katanya. 

Diketahui, DPC PPP Ngawi meluncurkan program PPP reborn. Peluncuran program ini dihadiri 50 mantan kepala desa di Ngawi. "PPP Reborn adalah PPP baru yang lahir dengan membawa program kekinian dan dikelola dengan sistem baru ditengah masyarakat tanpa meninggalkan tradisi lama," kata Sekertaris DPC PPP Ngawi Syamsul Wathoni. 

Dia berharap lewat program baru ini PPP di Ngawi bisa menambah perolehan kursi pada pemilu 2024 mendatang. Sebab, saat ini PPP Ngawi hanya memiliki 1 kursi di DPRD dari hasil pemilu 2020 lalu.

Editor : Ihya Ulumuddin

Bagikan Artikel: