Dokter dan Satpam Positif Covid-19, Puskesmas di Mojokerto Tutup 7 Hari

Sholahudin ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 17:51 WIB
Dokter dan Satpam Positif Covid-19, Puskesmas di Mojokerto Tutup 7 Hari
Puskesmas Wates, Mojokerto ditutup 7 hari karena dokter dan satpam positif Covid-19. (Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id – Sebuah puskesmas di Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) terpaksa ditutup selama tujuh hari menyusul seorang dokter dan satpamnya positif Covid-19. Pelayanan kesehatan untuk sementara dialihkan ke puskesmas lain.

Puskesmas Wates di Kecamatan Magersari, Mojokerto ditutup oleh Dinas Kesehatan setempat sejak Senin (6/7/2020) hingga Sabtu (11/7/2020). Sementara dokter dan tenaga keamanan yang terkonfirmasi positif Covid-19 kini menjalani karantina di Rusunawa Cinde, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Pengelola puskesmas memasang pengumuman penutupan sementara ini di pagar depan. Meski ditutup, petugas medis diinfokan tetap masuk sambil menunggu hasil swab test yang sudah dilakukan sebelumnya.

Juru bicara Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, timnya sudah melakukan tracing kepada 41 tenaga kesehatan lainnya di puskesmas tersebut. Mereka menjalani rapid dan swab test.

“Untuk sementara puskesmas ditutup dan pelayanan kesehatan dialihkan ke puskesmas terdekat seperti di Gedongan dan Kedundung,” katanya.
Gaguk mengatakan, jika hasil swab test keluar dan seluruh tenaga medis dan nonmedis puskesmas aman, maka akan segera dibuka kembali.

Sementara itu, dari data terbaru kasus Covid-19 di Kota Mojokerto per 6 Juli 2020 tercatat pasien positif menjadi 99 orang. Sebanyak 16 orang di antaranya dinyatakan sembuh, empat meninggal dan 79 masih dirawat.


Editor : Umaya Khusniah