Dituntut 5 Tahun Penjara, Ini Pengakuan Nenek Pembuang Bayi di Gresik

Ashadi Iksan · Kamis, 02 September 2021 - 21:40:00 WIB
Dituntut 5 Tahun Penjara, Ini Pengakuan Nenek Pembuang Bayi di Gresik
Terdakwa Hardiyaning Astiti Eka mengaku, menyesal di hadapan majelis hakim saat sidang di Pengadilan Negeri Gresik, Kamis (2/9/2021). (Foto:SINDOnews/ashadi ik)

GRESIK, iNews.id - Terdakwa pembuang bayi di tong sampah Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Hardiyaning Astiti Eka dituntut 5 tahun penjata. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Salvida Putri dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Kamis (2/9/2021). 

Salvida mengatakan, terdakwa Hardiyaning terbukti secara sah melakukan tindak pidana membuang bayi yang tak lain cucunya sendiri ke tempat sampah, sehingga itu membuat bayi tak berdosa itu meninggal dunia. 

"Menutut terdakwa lima tahun penjara sebagaimana diatur dalam Pasal 306 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP," katanya. 

Mendengar tuntutan itu, langsung tertunduk lesu. Dia mengku menyesal di hadapan majelis hakim dan memohon maaf.

Kuasa hukum terdakwa, Muhammad Fatkhur Rozi didampingi M Nur Sholihin, memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim. Pasalnya hukuman yang dituntut jaksa terlalu berat. "Tuntutan jaksa terlalu berat bagi terdakwa. Kami akan lakukan pembelaan pada sidang selanjutnya," kata kuasa hukum terdakwa, Muhammad Fatkhur Rozi. 

Kendati demikian, terdakwa bersama putrinya harus menanggung perbuatan tersebut. Mereka diadili secara terpisah di Pengadilan Negeri Gresik.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: