Diduga Masalah Ekonomi, Pensiunan Perusahaan Farmasi Bunuh Diri di Ponorogo

Ahmad Subekhi ยท Senin, 25 Mei 2020 - 09:31 WIB
Diduga Masalah Ekonomi, Pensiunan Perusahaan Farmasi Bunuh Diri di Ponorogo
Proses evakuasi Supandi, pensiunan perusahaan farmasi yang nekat bunuh diri dengan minum racun serangga.(Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

PONOROGO, iNews.id – Seorang suami di Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) nekat menenggak racun serangga hingga tewas Minggu (24/5/2020) sore, saat istri berkunjung ke rumah orang tua. Diduga, korban nekat mengakhiri hidup karena masalah ekonomi.

Supandi (56) warga Desa Patihan Wetan, Kecamatan Babadan, Ponorogo ini ditemukan muntah-muntah dan pingsan oleh anaknya. Supandi merupakan pensiunan sebuah perusahaan farmasi di Surabaya.

Ketua RT, Surahmat mengatakan, awalnya, istri korban tengah berkunjung ke rumah orang tuanya di Pulung, Ponorogo. Saat ditinggal istrinya ini, pelaku keluar rumah kemudian masuk lagi.

Beberapa saat berikutnya, sang anak mendapati Supandi muntah-muntah dan pingsan. Kejadian ini segera dilaporkan ke warga sekitar.

“Saat warga melihat, Supandi sudah meninggal dan disampingnya ditemukan racun serangga. Diduga nekat bunuh diri karena masalah ekonomi selepas pensiun,” katanya.

Kejadian ini lantas dilaporkan ke polisi. Petugas Polres Ponorogo yang menerima laporan kejadian, segera mendatangi lokasi dan olah TKP.

Ka SPK Polres Ponorogo, Aiptu Sugiono mengatakan, petugas meminta keterangan dari anak serta istri korban. Di lokasi, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sisa racun serangga dan air mineral kemasan.

“Ada laporan, salah satu warga minum cairan pembunuh serangga, lalu petugas segera mendatangi TKP,” katanya.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dibawa ke RSUD Harjono Ponorogo untuk divisum. Kini, kasus dugaan bunuh diri ini ditangani petugas Polres Ponorogo.


Editor : Umaya Khusniah