Detik-Detik Mencekam Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak
NGAWI, iNews.id – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang memorak-porandakan Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (22/4/2026) petang.
Akibat kejadian itu, puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan sebuah mobil ringsek tertimpa pohon tumbang.
Meski kerusakan materiil cukup masif, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam bencana alam ini.
Peristiwa bermula saat hujan turun dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Paron. Tak lama berselang, tiupan angin kencang menyapu permukiman warga dan seketika merontokkan genting serta material atap rumah di dua dusun.
Musiem, salah satu warga yang rumahnya terdampak, menceritakan detik-detik mencekam saat bagian atas rumahnya hancur. Ia terpaksa lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri bersama keluarganya.
"Genting-genting hancur berjatuhan. Perabot rumah dan barang elektronik di dalam juga banyak yang rusak karena air masuk," tutur Musiem, Kamis (23/4/2026).
Kepala Desa Semen, Suyanto mengungkapkan, berdasarkan pendataan awal, terdapat puluhan rumah yang mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga berat.
"Ada puluhan rumah di dua dusun yang terdampak. Selain rumah, sebuah mobil yang sedang terparkir juga rusak berat karena tertimpa pohon besar yang tumbang saat angin kencang berlangsung," kata Suyanto.
Sejak Rabu malam hingga Kamis pagi, petugas gabungan dari relawan BPBD Ngawi, TNI, Polri, bersama masyarakat setempat terus berjibaku membersihkan puing-puing bangunan. Petugas juga menggunakan gergaji mesin untuk mengevakuasi batang pohon yang melintang di jalan maupun yang menimpa kendaraan.
Pihak BPBD Kabupaten Ngawi saat ini masih terus melakukan identifikasi dan pendataan menyeluruh terkait kerugian materiil yang dialami warga Desa Semen.
Menanggapi peristiwa ini, BPBD Ngawi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat memasuki musim pancaroba.
Cuaca ekstrem seperti hujan mendadak dengan durasi singkat namun disertai angin kencang (puting beliung) diprediksi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jombang dan Ngawi.
Warga disarankan untuk memangkas dahan pohon yang sudah rimbun di sekitar rumah guna meminimalisir risiko pohon tumbang saat terjadi angin kencang.
Editor: Kastolani Marzuki