Desa di Gresik Ini Sediakan Internet Gratis bagi Siswa untuk Belajar Daring

Ashadi Iksan ยท Jumat, 31 Juli 2020 - 16:30 WIB
Desa di Gresik Ini Sediakan Internet Gratis bagi Siswa untuk Belajar Daring
Siswa belajar menggunakan akses internet di Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jatim, Jumat (31/7/2020). (Foto: SINDOnews/Ashadi Iksan)

GRESIK, iNews.id - Belajar daring di masa pandemi Covid-19 masih sering dikeluhkan karena terkendala dengan jaringan dan kuota internet. Namun, di Di Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), siswa dan orang tua tidak perlu khawatir.

Kepala Desa Tanggulrejo Abdul Karim mengatakan, pihaknya telah menyediakan saran internet gratis bagi para siswa yang harus mengikuti proses belajar mengajar secara daring. Sejak dua tahun lalu, Tanggulrejo telah menjadi desa melek informasi teknologi.

Desa yang berbatasan dengan Kabupaten Lamongan itu, sudah menyediakan spot-spot untuk akses internet. Targetnya untuk mempermudah sekolah daring para siswa.

"Hotspot dipasang di masing-masing pos kamling RT. Ada sebanyak 16 RT di Desa Tanggulrejo. Semua dapat digunakan gratis," ujar Abdul Karim, Jumat (31/7/2020).

Tidak hanya di pos kamling, internet gratis juga dipasang di tujuh institusi pendidikan yang ada di desanya. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga tingkat Madrasah Aliyah, telah mendapat akses internet untuk belajar.

"Awalnya memang ada program di desa bernama kampung net. Nah di titik-titik hotspot itulah yang kami pakai untuk akses internet gratis bagi siswa belajar online," katanya.

Pihaknya berharap warga yang memiliki jaringan internet pribadi juga ikut membantu memberikan akses kepada siswa di sekitarnya. Total ada sekitar 250 sambungan internet yang bisa digunakan.

Menurutnya, semua warganya selama ini juga ikut memperhatikan siswa yang belajar secara daring ini. Jika ada yang membutuhkan bantuan, mereka tidak pernah keberatan.

"Yang punya akses internet pribadi biasanya memberikan password kepada siswa yang membutuhkan jaringan internet," ujarnya.

Bahkan, pihak desa siap memfasilitasi keperluan laptop dan handphone bagi siswa yang membutuhkan. Bantuan ini sangat membantu memperlancar proses belajar mengajar secara virtual.

"Kami senang bisa terus belajar. Karena di rumah gak punya akses internet," kata Nela, salah satu siswi kelas IV MI Roudhotul Tholibin, Desa Tanggulrejo.


Editor : Maria Christina