Derita Pedagang Kecil di Malang, Terpaksa Utang dan Berhenti Jualan karena Minyak Mahal 

Avirista Midaada · Kamis, 24 Maret 2022 - 16:09:00 WIB
Derita Pedagang Kecil di Malang, Terpaksa Utang dan Berhenti Jualan karena Minyak Mahal 
Para pedagang antre minyak goreng curah saat operasi pasar di Malang, Kamis (23/3/2022). (Foto: MPI/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Masyarakat kecil benar-benar dibuat kelimpungan gegara minyak goreng. Selain harga minyak kemasan yang melambung tinggi, minyak goreng curah yang menjadi alternatif kini juga langka di pasaran. 

Pedagang Pasar Bunulrejo, Ningsih, mengakui, sulitnya minyak goreng membuatnya terpaksa mengurangi produksi gorengan yang dia jual. Sudah hampir beberapa bulan terakhir sejak awal tahun persoalan minyak goreng menjadi masalah baginya.

"Minyaknya nggak ada. Saya ini kan jualan nasi, lauk pauk, ya gorengan juga. La itu bahannya kan minyak goreng. Nggak mungkin gorengan direbus," ucap Ningsih saat ikut antre minyak goreng curah dalam operasi pasar di Pasar Bunulrejo, Kamis (24/3/2022).

Dia mengaku turut antre minyak goreng curah untuk keperluan dagangannya. Namun sejak pagi hingga Kamis siang, dua jirigen kosong seberat lima liter itu belum terisi sama sekali. 

Perempuan berusia 66 tahun ini tak tahu apakah dia mendapat kuota minyak goreng curah seharga Rp 14.000 per liter atau tidak. Namun dirinya mengaku sudah sejak pagi hingga siang hari, ia bolak-balik keluar masuk toko melihat antrian jirigen yang ia bawanya, namun belum ada kejelasan.

"Ini mau beli lima liter, katanya disuruh ngantrikan jirigennya. Tapi mau saya antrikan jualan saya yang jaga siapa, saya juga jualan soalnya. Semoga saja dapat," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: