Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di 4 Daerah di Jatim 

Ihya Ulumuddin · Jumat, 26 Februari 2021 - 19:44:00 WIB
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di 4 Daerah di Jatim 
Tim gabungan mengamakan teman sekamar kos terduga teroris di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jatim, Jumat (26/2/2021).  (Foto: iNews/Sholahudin)

SURABAYA, iNews.id - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror Mabes Polri menangkap sejumlah terduga teroris di Jawa Timur (Jatim), Jumat (26/2/2021). Selain Mojokerto, terduga teroris juga ditangkap di Kota Surabaya, Sidoarjo dan Kota Malang.

"Jadi benar, dari Densus 88 Mabes Polri telah melakukan penangkapan terhadap beberapa terduga teroris di Jawa Timur yaitu di Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto dan Malang," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (26/2/2021).

Namun, Gatot enggan merinci jumlah terduga teroris yang diamankan. Dia mengatakan saat ini Tim Densus 88 Antiteror Polri masih melakukan pendalaman dan pengembangan. "Masih pendalaman. Kami juga belum dapat petunjuk apakah terduga teroris yang ditangkap akan langsung dibawa ke Jakarta atau tidak," katanya.

Sebelumnya, seorang terduga teroris berisinial AIH ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri di sebuah rumah di Jalan Medokan Sawah No. 121, Rungkut, Surabaya, Jumat.

Dari penangkapan itu, Tim Densus 88 Antiteror Polri mengamankan sejumlah barang bukti seperti panah, samurai serta alat-alat tinju atau taekwondo.

Sedangkan di Mojokerto, Densus 88 mengamankan seorang terduga teroris dari rumah kos di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), saat akan salat Jumat, Jumat (26/2/2021) sore. Teman satu kos korban terduga teroris itu juga turut diamankan.

Penangkapan dilakukan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di rumah indekos Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jumat siang sekitar pukul 11.30 WIB. Pascapenangkapan terduga teroris, petugas dari Polsek dan Koramil serta kecamatan datang ke lokasi untuk mengamankan TKP. Seluruh warga sekitar dilarang untuk mendekati lokasi. 

Editor : Ihya Ulumuddin