get app
inews
Aa Text
Read Next : Kapal Bawa 7 Orang Pecah Lambung Dihantam Ombak Besar di Bengkalis

Cuaca Ekstrem Terjang Perairan Tuban, Kapal Tanker Kandas di Pantai Panduri

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:30:00 WIB
Cuaca Ekstrem Terjang Perairan Tuban, Kapal Tanker Kandas di Pantai Panduri
Kapal tanker berbahan baja dengan tonase 1.738 ton yang dinakhodai Muhammad Harun Sinaga bersama 15 kru kandas diterjang ombak besar. (Foto: iNews).

TUBAN, iNews.id - Cuaca ekstrem melanda perairan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kawasan Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu. Embusan angin kencang dengan kecepatan mencapai 35 knot disertai gelombang setinggi dua meter menyebabkan kapal tanker MT Abigail W, terlempar hingga kandas di perairan dangkal mendekati bibir pantai.  

Insiden terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Terminal Khusus Pertamina Patra Niaga Tuban. Kondisi cuaca buruk membuat olah gerak kapal terbatas hingga akhirnya larat dan kandas sekitar 600 meter dari bibir pantai.  

Kapal berbahan baja dengan tonase 1.738 ton ini dinakhodai Muhammad Harun Sinaga bersama 15 kru. Saat kejadian, kapal dalam keadaan kosong tanpa muatan. Seluruh awak kapal dipastikan selamat dan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material.  

"Kapal Motor Tanker Abigail dari Pelabuhan Merak tujuan ke Terminal Pertamina Patra Niaga. Kapal dalam keadaan kosong. Kemarin kena ombak dua meter sehingga olah gerak terbatas. Akhirnya kapal kandas di Pantai Panduri. Seluruh kru dalam keadaan sehat dan selamat, ada 15 kru termasuk nakhoda," ujar Koordinator KSOP Wilker Jenu, Boby Mulya Kusuma, Jumat (23/1/2025).

Dia menyampaikan, proses evakuasi akan dilakukan menggunakan dua kapal tunda dengan sistem tarik, masing-masing berkekuatan mesin 4.000 HP. 

Namun, pelaksanaan evakuasi akan menyesuaikan kondisi cuaca yang diperkirakan masih disertai gelombang setinggi dua meter hingga beberapa hari ke depan.  

Pihak KSOP mengimbau seluruh aktivitas pelayaran di perairan Tuban untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca buruk masih berlangsung dan berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran.  

"Dan sampai dengan saat ini proses evakuasi akan kami lakukan ya semaksimal mungkin dan secepat mungkin, tapi mengingat kondisi cuaca yang sampai dengan tanggal 25 nanti masih setinggi dua meter, kami akan menyesuaikan dengan tinggi gelombang," ucapnya. 

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut