Cerita Adik Mahfud MD saat Rumah Dikepung Ratusan Orang: Ibu dan Kakak Ketakutan

Riezky Maulana ยท Rabu, 02 Desember 2020 - 15:30:00 WIB
Cerita Adik Mahfud MD saat Rumah Dikepung Ratusan Orang: Ibu dan Kakak Ketakutan
Adik bungsu Menko Polhukam Mahfud MD, Siti Marwiyah (tengah) menceritakan situasi ketika rumah yang ditinggali ibu kandungnya, Siti Khadidjah, di Kabupaten Pamekasan, Madura dikepung oleh ratusan orang, Selasa (1/12/2020). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Adik bungsu Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Siti Marwiyah menceritakan situasi ketika rumah yang ditinggali ibu kandungnya, Siti Khadidjah, di Kabupaten Pamekasan, Madura dikepung oleh ratusan orang. Peristiwa yang menimbulkan ketakutan itu terjadi pada Selasa (1/12/2020) kemarin.

Marwiyah menuturkan, ketika kejadian penggerudukan tersebut terjadi, sang ibu baru saja menyelesaikan ibadah salat Dzuhur dan beristirahat.

"Kejadian kemarin siang setelah salat Dzuhur ibu sedang istirahat," ucapnya dalam tayangan video, Rabu (2/12/2020).

Kemudian, suara bising mulai terdengar saat sekelompok orang mendatangi rumah sambil berteriak-teriak. Tak hanya berteriak, massa tersebut sampai menaiki pagar rumah.

"Kemudian ada ramai di depan sampai gedor-gedor sampai naik-naik pagar. Kebetulan kakak saya melihat bersama ibu saya, mereka merasa ketakutan," tuturnya.

Marwiyah menuturkan, usia sang ibu hampir mencapai satu dekade, tepatnya 90 tahun. Di dalam rumah tersebut, penghuni secara keseluruhan perempuan.

"Yang tinggal di rumah ini yang kemarin ketika ada demo kebetulan habis salat. Ibu ini usianya sudah 90 tahun, dan di rumah ini memang hanya tinggal berdua plus ada dua perawat untuk merawat ibu saya dan satu pembantu," tuturnya.

Marwiyah lebih jauh menuturkan, setelah itu salah seorang perawat yang berada di rumah kemudian meneleponnya untuk memberitahukan peristiwa yang terjadi. Setelah itu, Marwiyah langsung melakukan koordinasi dengan Kapolres setempat.

"Kami di keluarga kami juga, begitu perawat telepon-telepon semua untuk menginfokan bahwa di luar itu ramai, ya kami langsung koordinasi dengan Pak Kapolres juga," ujarnya.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2