Bus Rombongan Wisata SMAN 2 Magelang Kecelakaan, 4 Luka dan 1 Tewas

Asfi Manar, Antara ยท Kamis, 05 April 2018 - 12:53:00 WIB
Bus Rombongan Wisata SMAN 2 Magelang Kecelakaan, 4 Luka dan 1 Tewas
Petugas saat membersihkan sisa minyak goreng yang tumpah saat tabrakan bus di Tol Ngawi KM 586. (Foto: iNews/Asfi Manar)

NGAWI, iNews – Bus yang mengangkut rombongan wisata SMA Negeri 2 Kota Magelang, Jawa Tengah, dikabarkan mengalami kecelakaan di Jalan Tol Nganjuk-Ngawi. Dilaporkan empat korban mengalami luka-luka dan seorang meninggal dunia.

Bagian Humas SMA Negeri 2 Kota Magelang Ch Eka Yuliati mengatakan, identitas empat korban luka-luka terdiri atas dua siswa, yakni Muhammad Hersa Saputra kelas XI IPA 2 dan Zukiraja kelas XI IPA 6. Semntara dua korban luka lainnya yakni guru pendamping atas nama Nully Mursirini (guru kimia), yang mengalami luka bagian kepala dan Sandika Priatmoko (guru sejarah) luka di bagian tangan dan kaki. Identitas korban meninggal adalah kernet bus atas nama Amen warga Rembang.

Eka mengatakan, seluruh korban luka-luka saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Panti Waluyo Caruban, untuk menjalani perawatan. Ia menyebutkan ada enam bus rombongan wisata siswa kelas XI SMAN 2 Kota Magelang, terdiri atas 271 siswa dan 16 guru pendamping.

"Mereka berwisata ke Bali, berangkat pada Minggu (1/4) pagi dari Magelang. Hari ini Kamis (5/4) jadwalnya pulang. Bus rombongan nomor dua yang mengalami kecelakaan," katanya.

Menurut laporan, bus itu terlibat kecelakaan setelah truk box penangkut kardus minyak goreng di depannya mengalami pecah ban dan oleng. Kemudian bus berusaha mendahului, namun menghantam bak truk sebelah kanan. Dia mengatakan, korban selamat kini sudah dalam perjalanan menuju Magelang setelah mendapatkan bus pengganti.

"Keenam bus kini dalam perjalanan pulang ke Magelang setelah berisitirahat di salah satu rumah makan," ujarnya.

Ia melanjutkan, setelah mendapat kabar tentang kecelakaan tersebut. Pihak sekolah memberangkatkan tim menuju RS Panti Waluyo Caruban, terdiri atas kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa.

Sementara itu, pascakecelakaan, petugas tol dibantu Pemadam Kebakaran Pemkab Ngawi berupaya membersihkan tumpahan minyak goreng di jalan raya. Pembersihan terpaksa dilakukan karena tumpahan minyak berceceran di jalan raya. Menyebabkan jalan licin dan berbahaya.

Editor : Donald Karouw