Bupati Situbondo Positif Covid-19 usai Hadiri Acara di Batu Bersama Gubernur Jatim

Avirista Midaada · Rabu, 25 November 2020 - 20:11:00 WIB
Bupati Situbondo Positif Covid-19 usai Hadiri Acara di Batu Bersama Gubernur Jatim
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

SITUBONDO, iNews.id - Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dikonfirmasi positif terpapar Covid-19 usai menghadiri acara di Batu, Malang bersama Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Saat ini kondisinya stabil dan dirawat di Rumah Sakit (RS) Abdoerrahem Situbondo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Situbondo Syaifullah mengatakan, hasil tes Dadang Wigiarto keluar pada Rabu (25/11/2020) pagi. Sebelumnya, sampel tes swab Dadang diambil pada Selasa (24/11/2020).

"Tes swab dilakukan pada hari Selasa (24/11/2020). Hasilnya positif. Saat ini kondisinya stabil dan masih diobservasi oleh tim kesehatan Pemkab Situbondo di RS Abdoerrahem Situbondo," kata Syaifullah, Rabu (25/11/2020).

Syaifullah tak mengetahui dari mana awal mula Dadang Wigiarto tertular Covid-19. Namun, dia mengakui bila Bupati Situbondo sempat menghadiri acara bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Kota Batu pada Jumat (13/11/2020) di salah satu hotel di Kota Batu.

Setelah itu Syaifullah menyebut Dadang mengeluhkan gejala sakit pada Sabtu 21 November 2020 kemarin. Setelah dilakukan tes swab pada Selasa 24 November 2020, didapati hasilnya positif Covid-19 pada Rabu ini.

"Kami tidak tahu (dari mana tertularnya). Tapi yang jelas, kejadiannya bukan kemarin lusa, tapi seminggu yang lalu. Karena dari Batu, Malang, (menerima penghargaan dari Gubernur Jatim) beliau langsung pulang masih sehat. Tapi Sabtu (21 November 2020), beliau rasakan agak tidak nyaman, tapi beraktivitas seperti biasa," katanya.

Menurut Syaifullah, pihak Satgas Penanganan Covid-19 tengah melakukan tracing kepada seluruh pihak yang berkontak erat dengan Bupati Situbondo.

"Tadi pagi dilakukan pengambilan swab ke kontak erat bergejala ada sembilan orang. Hasilnya belum keluar, masih menunggu," ucap Syaifullah.

Editor : Maria Christina