get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Buru M Yasin, Tersangka Kasus Pengusiran Paksa Nenek Elina di Surabaya

BPOM-Pemkot Surabaya Blusukan ke Pasar Awasi Keamanan Pangan selama Ramadan 

Kamis, 14 April 2022 - 10:37:00 WIB
BPOM-Pemkot Surabaya Blusukan ke Pasar Awasi Keamanan Pangan selama Ramadan 
Petugas BPOM terus blusukan ke pasar untuk mengawasi keamanan pangan selama Ramadan, Kamis (14/4/2022). (Foto: SindonewsAan Haryono)

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama BPOM dan pihak kepolisian mengawasi ketersediaan bahan pangan, harga dan keamanan pangan segar di Kota Surabaya. Pengawasan intensif selama Ramadan ini dimulai sejak 11 April 2022 dan akan berlanjut hingga 28 April 2022 mendatang.

Setiap hari, pengawasan digelar di tiga pasar sekaligus, memastikan stok maupun keamanan pangan selama Ramadan terjaga. 
"Jadi, pemkot bersama stakeholder lainnya hadir di sini untuk memastikan harga dan stok bahan pokok aman dan terjangkau untuk masyarakat Kota Surabaya," kata Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Dewi Wahyu Wardani," Kamis (14/4/2022).

Harapannya, harga-harga bahan pokok tetap stabil, baik menjelang maupun pasca lebaran. Terpenting lagi, bahan pokok itu kemasannya tidak rusak, izin edarnya masih berlaku dan tidak kadaluarsa. "Kami akan terus keliling, termasuk ke ritel-ritel untuk mengecek kondisi parcel jelang lebaran," katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari monitoring atas ketersediaan bahan pangan, harga pangan dan keamanan pangan, baik di pasar tradisional maupun pasar modern selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Adapun bahan pangan yang di monitor yakni beras, bawang putih, cabai rawit, gula pasir, cabai besar, minyak goreng, telur ayam, terigu, bawang merah, dan Ikan. Selain itu, tim ini juga memantau keamanan pangan, khususnya pada daging sapi, daging ayam ras, daging ayam kampung, dan daging itik. 

"Kita sudah buat jadwalnya, tim yang terdiri dari berbagai dinas dan stakeholder lainnya ini akan keliling di tiga pasar dalam sehari. Tim ini lengkap dan sesuai dengan tupoksi masing-masing," kata Antiek.

Selain itu Antiek juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembinaan kepada pedagang pasar tradisional dan pasar modern supaya mereka menjual barang-barang yang memenuhi prasyarat kesehatan. Bila ada kekurangan, akan dikomunikasikan dengan stakeholder lainnya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut