Bikin Prank Pocong demi Konten YouTube, 6 Remaja Blitar Diamankan Polisi

Solichan Arif · Jumat, 09 April 2021 - 22:22:00 WIB
Bikin Prank Pocong demi Konten YouTube, 6 Remaja Blitar Diamankan Polisi
Tampak bocah pelajar asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, pura-pura jadi pocong. (Foto: SINDOnews/Solichan Arif)

BLITAR, iNews.id -  Enam remaja di Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, diamankan karena membuat prank hantu pocong untuk menakut-nakuti orang lewat. Tujuan mereka hanya demi konten YouTube yang menarik penonton. 

Namun, aksi keenam remaja tersebut justru dianggap warga meresahkan. Warga yang kesal mengadukan mereka ke aparat kepolisian. 

Polisi pun langsung mengamankan enam remaja yang berpura-pura jadi pocong itu. Salah satunya MN (16), pelajar asal Desa Kalipucung. Mereka yang berusia sebaya seketika digelandang ke mapolsek setempat. 

"Awalnya dapat informasi dari warga, lalu kita cek, ternyata benar," kata Kapolsek Sanankulon AKP Wahono kepada wartawan Jumat (8/4/2021). 

Di depan petugas, mereka mengakui ide membuat video prank pocong gagasan bersama. MN menyediakan diri untuk didandani. Sekujur tubuh bocah laki-laki tersebut diselubungi kain putih dan hanya menyisakan bagian muka yang terlihat. 

Sementara kelima rekannya, yakni RN (15), DE (13), MR (15), AF (14), dan AP (15), hanya menemani sekaligus ada yang merekam adegan. Mereka mengambil tempat di pinggir jalan raya.

Lokasinya bersebelahan dengan perlintasan kereta api desa setempat. Setiap ada orang yang melintas, MN langsung beraksi meloncat-loncat. Tidak sedikit warga yang kaget. 

Namun, setelah tahu itu hanya ulah anak-anak, mereka membiarkan begitu saja. Tidak sedikit juga warga yang merasa resah dan melapor ke kepolisian setempat. 

"Tentunya ini membahayakan orang lain dan diri sendiri. Apalagi lokasinya berada di dekat rel kereta api," kata Wahono. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2