Bejat, Pemuda 19 Tahun di Mojokerto Perkosa dan Bunuh Nenek Renta 

Sholahudin, Tritus Julan · Selasa, 02 Maret 2021 - 13:45:00 WIB
Bejat, Pemuda 19 Tahun di Mojokerto Perkosa dan Bunuh Nenek Renta 
Tersangka pemerkosaan dan pembunuhan nenek renta saat berada di Mapolres Mojokerto, Selasa (2/3/2021). (Foto: Sindonews/Sholahudin).

MOJOKERTO, iNews.id - Bejat, seorang pemuda di Mojokerto ditangkap polisi atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan. Remaja bernama Agung Febriyanto (19), warga Dusun Ngembul, Desa Panggul, Kecamatan Dlanggu ini ditangkap karena memperkosa nenek berusia sekitar 71 tahun. Tak hanya, pemuda ini juga menghabisi korban. 

Kasus pemerkosaan dan pembunuhan ini terungkap dari hasil visum terhadap korban yang ditemukan tewas mengapung di Sendang Tutup, Dlanggu, Minggu (26/2/2021) lalu. Saat itu polisi menemukan bekas luka di bagian bibir dan kemaluan korban. Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami pemerkosaan. 

"Hasil visum terdapat luka pada bagian bibir dan kemaluan korban. Kemudian kita lakukan penyelidikan termasuk menggali keterangan dari sejumlah saksi," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alesander saat konferensi pers di Mapolsek Dlanggu, Senin (1/3/2021).

Berdasarkan hasil visum, diduga kuat nenek renta yang diperkirakan berusia 71 tahun ini merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan. Dari itu kemudian polisi melakukan penyelidikan dan menangkap Agung di kediamannya. Agung diduga kuat sebagai orang dibalik aksi biadab itu.

"Dari keterangan saksi-saksi, pelaku ini terlihat berputar-putar di sekitar lokasi saat kejadian. Selain itu juga beberapa barang berharga milik korban juga kita amankan dari pelaku," katanya. 

Kepada polisi, Agung mengaku memperkosa korban. Dari pengakuannya, aksi pemerkosaan itu dilakukan hingga sebanyak dua kali. Selanjutnya, korban dibawa dan diceburkan ke Sendang Tutup. Di dalam air itulah, Agung menghabisi nyawa nenek yang belum diekatahui identitasnya. 

"Penyebab kematian korban karena tenggelam dan gagal nafas setelah jantung korban kemasukan air. Jadi setelah diperkosa korban dijeburkan ke dalam sedang," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2