Begal Pecah Kaca Mobil Beraksi di Mojokerto, Rp259 Juta Raib

Sholahudin ยท Selasa, 09 Juni 2020 - 14:52 WIB
Begal Pecah Kaca Mobil Beraksi di Mojokerto, Rp259 Juta Raib
Kondisi dalam mobil usai begal pecah kaca beraksi di Mojokerto.(Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id - Dua begal dengan modus pecah kaca mobil beraksi di Mojokerto, Jawa Timur (Jatim). Akibat kejahatan ini, uang sebuah perusahaan di bidang perikanan senilai Rp259 juta raib dibawa maling.

Aksi ini terjadi di sebuah tempat parkir Bank Mandiri di Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Senin (8/6/2020) siang. Dua karyawan perusahaan terlihat syok mengetahui uang operasional raib disikat maling.

Tukang parkir bank, Jahidin mengatakan, sebelumnya dua karyawan, masing-masing Manager Operasional PT Dae-Yang, Yuyun Sekaringtyas (40) warga Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro bersama sopir, Mahyudin baru saja mengambil uang di Bank BCA Cabang Ngoro sebesar Rp259 juta.

Selanjutnya, mereka bermaksud ada keperluan di Bank Mandiri Cabang Ngoro dan memarkir mobil di tepi jalan. Saat itulah dua pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor dan langsung memecah kaca mobil sebelah kiri.

Pelaku mengambil uang di tas plastik dan kabur ke arah Pasuruan. Spontan satpam Bank Mandiri langsung berteriak maling yang membuat penjaga parkir berusaha mengejar pelaku. Sayang pengejaran ini tidak berhasil.

"Jadi tahunya, satpam teriak maling, terus saya ikut ngejar tapi katanya bawa sepeda motor CBR," katanya.

Pembobolan ini segera dilaporkan kepada polisi. Tak lama kemudian, Tim Inafis Polres Mojokerto datang ke lokasi dan melakukan identifikasi serta pemeriksaan saksi-saksi.

Di lokasi, petugas menemukan pecahan keramik bekas busi sepeda motor yang diduga digunakan pelaku beraksi. Sementara itu, kedua korban Yuyun Sekaringtyas dan Mahyudin menjalani pemeriksaan di Polsek Ngoro.

Kapolsek Ngoro, Kompol Gaguk Sulistiyo Budi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki dan meminta keterangan kedua korban. Dari keterangan sementara, kedua korban datang ke Bank Mandiri untuk mengambil kekurangan uang perusahaan.

"Setelah melihat rekaman CCTV, Tim Resmob Polres Mojokerto segera melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku," katanya.


Editor : Umaya Khusniah