Bayar Denda Rp100 Juta, Eks Wakil Ketua DPRD Surabaya Ini Batal Dipenjara 10 Bulan

Lukman Hakim ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 19:01 WIB
Bayar Denda Rp100 Juta, Eks Wakil Ketua DPRD Surabaya Ini Batal Dipenjara 10 Bulan
Perwakilan keluarga terpidana Darmawan menyerahkan uang denda pengganti kurungan kepada jaksa di Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tanjung Perak Surabaya, Jatim, Kamis (18/6/2020). (Foto: Sindonews/Lukman Hakim)

SURABAYA, iNews.id - Mantan wakil ketua DPRD Kota Surabaya yang menjadi terpidana kasus korupsi dana hibah Pemkot Surabaya, Darmawan, membayar pidana denda sebesar Rp100 juta. Pembayaran denda itu dilakukan perwakilan keluarga didampingi penasehat hukum terpidana, Hasongan Hutabarat di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Kamis (18/6/2020).

Kepala Seksi Intelijen (Kasiintel) Kejari Tanjung Perak Erick Ludfyansyah mengatakan, pembayaran denda tersebut langsung disetorkan bendahara kejaksaan ke bank BUMN setempat. Uang tersebut merupakan pembayaran pengganti kurungan selama 10 bulan yang telah dijatuhkan kepada terpidana Darmawan, sesuai putusan hakim yang sudah berkekuatan hukum tetap.

“Dengan pembayaran uang denda pengganti tersebut, terpidana Darmawan terlepas dari hukuman pidana 10 bulan kurungan yang harus dijalaninya,” katanya.

Sebelumnya, majelis hakim tingkat pertama di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menyatakan Darmawan bersalah dan dijatuhi hukuman 30 bulan penjara dan denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan. Dia dinyatakan terbukti bersalah berdasarkan Putusan Pengadilan Tipikor Nomor: 109/Pid.Sus/TPK/PN.Sby tanggal 13 Maret 2020.

Adapun pasal yang dijeratkan jaksa kepada Darmawan, yakni Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.


Editor : Maria Christina