Amankan Orang Gila Mengamuk Bawa Celurit, Polisi Lepaskan Gas Air Mata

Sholahudin ยท Senin, 05 Maret 2018 - 20:07:00 WIB
Amankan Orang Gila Mengamuk Bawa Celurit, Polisi Lepaskan Gas Air Mata
Tim Gegana Brimob Polda Jatim mengamankan terduga orang gila yang mengamuk dengan sajam. (Foto: iNews/Sholahuddin)

MOJOKERTO, iNews.id – Seorang terduga orang yang memiliki gangguan kejiwaan mengamuk dengan  membawa celurit dan parang. Tim Gegana Brimob Polda Jawa Timur (Jatim) pun dikerahkan untuk mengamankan aksinya yang meresahkan masyarakat. Proses evakuasi pun berlangsung tegang dan dramatis. Petugas bahkan sampai melepaskan tembakan air mata untuk melumpuhkan orang gila yang mengamuk tersebut, Senin (5/3/2018) sore.

Pantauan iNews, satu regu petugas Tim Gegana Brimob Polda Jatim didatangkan Polres Mojokerto ke Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Di desa itu, petugas berjibaku mengamankan orang gila yang mengamuk dengan membawa senjata tajam (sajam).

Informasinya, identitas pelaku terduga orang gangguan jiwa itu bernama Agung Suprapto (38) warga setempat. Dia beberapa kali mengejar warga dengan membawa sajam dan mengancam akan membunuh. Warga yang resah atas perilakunya kemudian melaporkannya ke pihak berwajib.

Petugas merespons dengan menurunkan tim ke lokasi. Namun kedatangan petugas tak menciutkan pelaku. Dia melakukan perlawanan dan menolak untuk dibawa petugas. Tim Intel Polres Mojokerto berupaya bernegosiasi agar pelaku menyerah dan keluar rumah. Tetapi dibalas dengan kata-kata umpatan. Pelaku yang diduga mengalami depresi itu bahkan menyiram air kotoran ke arah petugas.

Karena tidak bisa diajak bekerja sama, petugas berseragam lengkap mengambil tindakan tegas dengan menembakkan beberapa kali gas air mata ke dalam rumah pelaku. Setelah ruangan rumah penuh asap, pelaku masuk dan langsung mengamankannya. Pelaku kemudian dievakuasi dan dibawa masuk ke dalam mobil untuk menuju Mapolres Mojokerto.

Orang tua pelaku, Abdullah mengakui kondisi anaknya yang depresi. Dia mengatakan, kondisi itu terjadi sejak istrinya (ibunya) meninggal dunia. Meski pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa (RSJ), kondisi Agung kerap kambuh dan sering mengganggu warga. “Tadi siang dia ngamuk, saya dengar dari para tetangga. Obat yang harusnya dia minum malah dibuang,” kata Abdullah.

Sementara itu, Kapolsek Trowulan, Kompol Sulkan mengatakan, pihaknya terpaksa mendatangkan Tim Gegana Brimob Polda Jatim yang memiliki kemampuan khusus. Hal itu karena pertimbangan pelaku membahayakan jiwa anggotanya dan warga sekitar. “Pelaku kami amankan karena menimbulkan keresahan di masyarakat. Kami juga sudah berkoordinasi dengan dinas sosial untuk membawanya ke RSJ,” ujar Sulkan.

Editor : Donald Karouw